Widget HTML (label produk)

Migrain pada Anak: Tanda, Penyebab, Penanganan, dll



migrain-pada-anak-doktersheat

MediNetiz – Selama ini kita selalu menganggap kalau masalah migrain atau sakit kepala sebelah ini lebih banyak dialami oleh orang dewasa. Wanita yang sudah dewasa biasanya memiliki kemungkinan lebih besar mengalami masalah ini dibandingkan dengan pria. Sayangnya apa yang kita yakini itu tidak sepenuhnya benar. Gangguan sakit kepala sebelah juga bisa dialami oleh anak.

Seberapa umum migrain terjadi pada anak?

Sebenarnya migrain cukup umum terjadi pada anak meski tidak semua anak mengetahui apa yang terjadi. Bagi mereka nyeri di kepala sama saja karena membuat tubuh jadi tidak nyaman. Berikut persentase kasus migrain yang muncul pada rentang usia tertentu.

  • Usia di bawah tujuh tahun terjadi sebanyak 2,5% kasus.
  • Usia 5-15 tahun terjadi sebanyak 10% kasus.
  • Usia 15-19 tahun terjadi sebanyak 28% kasus.

Dari data yang terjadi di atas, kita bisa membuat sebuah dugaan kalau semakin tinggi usia dari anak, kemungkinan terkena migrain akan semakin besar. Apalagi anak-anak sudah masuk masa puber dan terjadi kenaikan hormon dengan signifikan.

Tanda migrain pada anak

Kalau Anak-anak mengalami migrain, gejala yang akan muncul ada banyak. Gejala di bawah ini bisa saja muncul semuanya atau sebagian saja. Kenali dan ajarkan pada anak agar tahu apa yang terjadi pada dirinya.

  • Mulai muncul nyeri di salah satu bagian dari kepala atau bilateral. Setelah anak mulai dewasa dan memasuki usia 20 tahun, nyeri yang ada di kepalanya akan mulai memiliki pola yaitu di satu sisi saja.
  • Sakit kepala yang muncul di kepala bervariasi. Namun, apa yang dirasakan oleh anak-anak seperti ada tekanan atau denyutan yang sangat kuat di salah satu sisi kepala.
  • Mual dan muntah kalau rasa nyeri di kepala sudah sangat intens dan tidak bisa diatasi lagi.
  • Mulai sensitif dengan cahaya yang terlalu terang. Kalau berada di luar ruangan saat siang hari, anak tidak akan merasa kuat. Bahkan, di dalam ruangan yang terang pun mereka bisa saja pusing.
  • Sensitif dengan suara yang dia dengar. Semakin besar suara yang didengar, dia akan semakin pusing dan tidak tahan.
  • Sensitif dengan aroma yang sangat kuat. Aroma yang sangat kuat bisa membuat rasa pusing semakin tidak tertahankan.
  • Muncul nyeri perut yang sangat intens. Nyeri ini hanya akan muncul kalau anak mulai mengalami pusing. Kalau kondisi kepala sedang normal, rasa nyeri di perut tidak akan muncul.
  • Mulai muncul aura sebelum migrain muncul. Aura yang muncul akan menyebabkan gangguan penglihatan, otot jadi lemah, dan gangguan beberapa alat gerak.
  • Mengalami vertigo.
  • Apa yang dilihat seperti memiliki bayangan dan terlihat ganda.
  • Telinga akan muncul dengungan yang sangat mengganggu.

Penyebab migrain pada anak

Secara umum, migrain lebih banyak dialami oleh mereka yang memiliki riwayat dari keluarganya. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, anak akan memiliki pemicu sendiri yang membuat kondisi migrain muncul dan membuat mereka menjadi tidak nyaman.

  • Stres yang cukup intens. Biasanya masalah pekerjaan di sekolah yang mengganggu atau kesulitan mengikuti pelajaran membuat Anda rentan mengalami migrain.
  • Perubahan suhu atau cuaca yang cukup drastis. Misal dari kondisi yang sangat dingin menjadi sangat panas dari siang hingga sore hari.
  • Dehidrasi juga menyebabkan kondisi migrain muncul dengan mudah. Pastikan anak-anak membawa bekal minum saat mereka ke sekolah agar saat haus mereka bisa segera menenggaknya hingga habis.
  • Sulit tidur setiap malam dan waktu tidurnya mengalami penurunan. Anak dengan kondisi ini akan mudah sekali mengalami migrain setiap harinya.
  • Mengalami lapar yang berlebihan. Kalau anak mengalami lapar mereka akan mudah sekali pusing. Itulah kenapa beberapa anak yang susah makan harus diberi vitamin agar nafsu makannya meningkat.

Cara mengatasi migrain pada anak

Penanganan migrain pada anak-anak biasanya disesuaikan dengan usia, berapa kali mengalami migrain, dan tingkat rasa sakitnya.

Biasanya obat anti nyeri sering diberikan untuk meredakan rasa sakit yang berlebihan di kepala. Selanjutnya, penanganan juga harus memperhatikan ada atau tidaknya kondisi medis tertentu yang dimiliki oleh anak-anak.

Selain obat yang digunakan untuk mengatasi pusing yang berlebihan, anak juga butuh obat yang digunakan untuk mengatasi mual yang berlebihan. Beberapa obat untuk mual juga akan diberikan untuk membuat mereka jauh lebih nyaman.

Lakukan pengecekan kesehatan anak di dokter agar diberi resep yang sesuai. Jangan asal memberikan obat migrain yang tersedia di pasaran karena bisa saja memberikan efek samping.

Cara mencegah migrain pada anak

Kalau Anda tidak mau anak-anak mengalami migrain dan kehidupan hariannya mengalami gangguan, minta mereka untuk melakukan beberapa poin di bawah ini dengan baik.

  • Mengubah gaya hidup dengan baik dan tidak malas-malasan di rumah. Ajak anak untuk mulai berolahraga agar tubuhnya menjadi lebih sehat dan aliran darah di tubuh berjalan dengan lancar.
  • Hindari makanan yang bisa memicu rasa pusing atau tidak nyaman di tubuh. Beberapa makanan yang harus dihindari adalah gorengan, makanan cepat saji, apa pun yang memiliki lemak berlebihan dan minuman soda.
  • Selalu mengenali tanda-tanda migrain yang dimiliki tubuh. Dengan mengetahui sejak awal, kondisi yang parah bisa dicegah.
  • Mulai tidur dengan teratur agar siklus circadian tidak mengalami perubahan.

Inilah beberapa ulasan tentang migrain yang terjadi pada anak-anak dan gejalanya yang muncul. Dengan memahami beberapa ulasan di atas, kita akan tahu bagaimana menangani kondisi sakit kepala sebelah ini dengan baik dan mengajarkan anak bagaimana cara untuk menghindari gangguan kepala yang sangat menyakitkan ini.




11 Bahaya Sering Menahan BAB, Bisa Picu Penyakit Berbahaya!



sembelit-dan-low-back-pain-doktersehat

MediNetiz – Mungkin Anda pernah menahan buang air besar (BAB) karena alasan tertentu, entah karena tidak tersedianya toilet ataupun karena kondisi dan waktu yang tidak memungkinkan. Padahal, akibat menahan BAB berbahaya bagi kesehatan, lho! Akan lebih berisiko jika Anda sering menghadapi kondisi tersebut.

Bahaya Menahan BAB bagi Kesehatan

Menahan buang air besar terlalu sering tidaklah baik, karena menimbulkan beberapa efek buruk bagi kesehatan, berikut ini akibat menahan BAB yang penting untuk Anda hindari:

1. Sembelit

Masalah kesehatan yang satu ini mungkin sangat umum dialami oleh banyak orang yang disebabkan karena kurangnya konsumsi makanan berserat. Ternyata, bahaya menahan BAB juga bisa menyebabkan sembelit. Feses yang ditahan untuk keluar akan menumpuk di usus besar, akibatnya fases akan mengeras. Akibat dari sembelit ini, Anda harus menggunakan tenaga ekstra untuk bisa mengeluarkan fases dari dalam perut.

2. Ambeien

Ambeien terjadi berawal dari sembelit. Kebiasaan menunda buang air besar hingga terlalu lama akan menyebabkan ambeien. Seperti yang Anda ketahui bahwa ambeien bisa menyebabkan ketidaknyamanan bahkan rasa sakit pada anus, sehingga dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

3. Obstruksi usus

Mengerasnya fases di dalam usus akibat menahan BAB terlalu sering, akan menyebabkan obstruksi usus. Penyakit ini biasanya akan mengganggu saluran pencernaan karena makan dan juga cairan tidak dapat dicerna dengan baik. Kondisi ini juga bisa disebabkan karena adanya kompilasi dari perlengketan usus, kanker usus besar, dan hernia.

4. Kanker usus besar

Penyakit yang akan timbul akibat menahan BAB terlalu sering adalah kanker usus besar. Hal ini disebabkan karena fases yang lama tertahan di dalam usus berkontak lama dengan sel-sel permukaan usus besar. Penyakit ini cukup berbahaya, sehingga Anda harus segera melakukan penanganan ke rumah sakit.

5. Komplikasi

Bahaya menahan BAB menyebabkan kotoran mengeras dan menumpuk dalam pencernaan. Dalam kasus yang paling jarang terjadi, kebiasaan ini dapat menyebabkan masalah peredaran darah, masalah jantung, dan kram.

Komplikasi ini paling sering terjadi pada orang tua atau mereka yang jarang bergerak atau beraktivitas, terutama yang menggunakan obat opioid berat. Jika kondisinya parah dan tidak segera mendapatkan penanganan, kemungkinan buruknya akan menyebabkan kematian.

6. Fisura anal

Semakin sering Anda menahan BAB, akan semakin sulit Anda untuk BAB. Kebiasaan ini dapat menyebabkan fisura anal atau fisura ani, robekan kecil dan luka pada jaringan tipis yang lembap (mukosa) yang melapisi lubang anus. Kondisi ini menyebabkan sedikit perdarahan karena kesulitan BAB atau feses yang keras. Kemungkinan Anda juga berisiko mengalami kejang pada cincin otot di ujung anus (anal sphincter).

Fisura anus mungkin memerlukan obat atau terkadang tindakan pembedahan, pada beberapa orang.

7. Impaksi tinja

Penumpukan tinja dalam pencernaan akibat menahan BAB juga dapat menyebabkan impaksi tinja. Seperti dilansir Medical News Today, impaksi tinja adalah kondisi usus yang parah di mana tinja yang keras dan kering tersangkut di usus besar atau dubur. Tinja yang tidak bergerak ini akan menghambat pencernaan dan menyebabkan penumpukan.

Jika tidak ditangani, impaksi tinja dapat menyebabkan kerusakan yang parah.  Sebaiknya segera temui dokter bila mengalami salah satu gejala impaksi tinja.

8. Infeksi bakteri

Bahaya menahan BAB  terlalu sering akan semakin keras feses yang menumpuk dalam usus besar. Penumpukan feses ini mengakibatkan pencernaan tidak mampu membuang racun.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, fisura ani atau robekan pada lubang anus berisiko mengalami infeksi bakteri akibat kontaminasi tinja.

Penumpukan feses juga berisiko menginfeksi usus karena racun yang menumpuk dalam pencernaan. Akibatnya usus mengalami peradangan.

9. Prolaps rektum

Seperti dilansir WebMD, rektum adalah bagian terakhir dari usus besar yang berakhir di anus. Ketika Anda mengalami sembelit kronis akibat menahan BAB, rektum meregang dan menonjol keluar anus. Terkadang hanya sebagian dari rektum menonjol keluar.

Prolaps rektum bisa menyakitkan dan bisa menyebabkan pendarahan. Terkadang sulit untuk membedakan apakah Anda mengalami prolaps rektum atau wasir, karena kedua kondisi ini menyebabkan rektum menonjol keluar dari anus, namun keduanya berbeda.

10. Megarectum

Bahaya menahan BAB berikutnya dapat menyebabkan kondisi yang dikenal sebagai megarectum, di mana rektum membesar sebagai akibat dari konstipasi kronis.

Perawatan kondisi ini biasanya menggunakan obat pencahar setiap hari tetapi pembedahan atau operasi mungkin diperlukan dalam kasus-kasus tertentu.

11. Berisiko kematian

Jika tinja tumpah ke dalam rongga perut, bakteri dapat menyebabkan gejala parah dan bahkan mengancam jiwa.

Sebuah studi pada 2015, seperti dilansir Healthline, menemukan bahwa penumpukan tinja di usus meningkatkan jumlah bakteri dan menimbulkan peradangan jangka panjang pada lapisan dalam usus besar. Kondisi ini merupakan faktor risiko kanker.

Penelitian ini juga menunjukkan bahwa bahaya menahan BAB mungkin juga berisiko terhadap radang usus buntu dan wasir.

Tips Menahan BAB saat Kondisi Darurat

Jika Anda sedang rapat, bertemu orang, atau kesulitan mencari toilet untuk buang air besar, Anda bisa mengendalikan otot-otot pencernaan untuk menunda BAB, berikut di antaranya:

  • Kencangkan kedua sisi pantat Anda. Cara ini dapat membantu menjaga otot rektum Anda tetap tegang.
  • Hindari jongkok. Cobalah untuk berdiri atau berbaring saja. Tips menahan BAB yang satu ini bukan posisi alami untuk BAB dan dapat mengelabui tubuh Anda agar tidak BAB.
  • Tataplah tenang dan jangan panik. Bersikap tenang dapat menahan BAB. Biasanya seseorang akan panik ketika ingin BAB. Jika tidak mampu mengandalikan kepanikan, justru keinginan untuk BAB akan meningkat.

Penting untuk diingat! Tips ini hanya dilakukan ketika keadaan darutat yang mengharuskan Anda untuk menahan BAB.

_

Nah, itu dia bahaya menahan BAB yang berdampak pada kesehatan Anda. Mulai sekarang cobalah BAB secara teratur dan hindari menahan BAB ya, Teman Sehat!




Afasia: Penyebab, Jenis, Gejala, Pengobatan



afasia-doktersehat

MediNetiz – Adanya gangguan atau kelainan pada organ otak menimbulkan pelbagai masalah kesehatan tubuh, utamanya berkaitan dengan kemampuan motorik dan verbal. Hal ini tentu saja akan menghambat aktivitas seseorang, bahkan tak jarang berujung pada kelumpuhan. Salah satu penyakit yang diakibatkan oleh terganggunya fungsi otak adalah afasia. Apa itu afasia? Apa penyebab afasia? Bagaimana mengobati afasia?

Apa Itu Afasia?

Afasia adalah penyakit kelainan otak yang mengakibatkan penderitanya mengalami kesulitan dalam berbicara. Tak hanya itu, penderita aphasia acap kali merasa sulit untuk memilih, merangkai, dan menangkap makna dari suatu kata. Menulis juga menjadi kesulitan lainnya yang dialami oleh para penderita afasia.

Penyakit afasia tersebut lantaran bagian otak yang bertugas untuk memproses bahasa dan kata-kata mengalami kerusakan. Afasia berkaitan dengan penyakit otak lainnya, seperti stroke, kanker otak, atau cedera otak traumatik. Sementara itu, afasia akan berkembang secara bertahap pada mereka yang menderita gangguan saraf progresif.

Penyebab Afasia

Cedera yang mengakibatkan kerusakan pada otak, dalam hal ini bagian otak tempat pemrosesan bahasa dan kata-kata, menjadi penyebab penyakit afasia. Terjadinya cedera ini sendiri tak lepas dari adanya penyakit otak yang sudah lebih dahulu diderita oleh pasien.

Stroke adalah penyakit otak yang kerap dikaitkan dengan afasia. Dilaporkan sekitar 25 – 40 persen penderita stroke yang berhasil sembuh akan berlanjut pada kondisi aphasia ini. Selain itu, penyakit seperti epilepsy juga ditengarai menjadi penyebab afasia.

Afasia juga dipicu oleh sejumlah faktor, yaitu:

  • Tumor
  • Infeksi otak (meningitis, ensefalitis, dsb.)
  • Demensia
  • Parkinson
  • Cedera kepala akibat benturan keras

Jenis-Jenis Afasia

Dilihat dari penyebab dan gejala yang menyertai, afasia terbagi menjadi beberapa jenis. Berikut ini adalah jenis-jenis penyakit afasia yang perlu Anda pahami dan waspadai.

1. Afasia Wernicke

Afasia Wernicke adalah jenis afasia yang diakibatkan oleh kerusakan bagian otak yang berkaitan dengan komprehensi bahasa. Mereka yang mengalami afasia Wernicke umumnya tidak dapat mengerti ucapan yang orang lain atau bahkan mereka sendiri katakan.

Hal ini karena pada saat berbicara, susunan kalimat menjadi sangat acak. Sebagai contoh “lewat duduk bapak depan yang saya sedang”. Kekeliruan berbicara ini lantas dikenal sebagai logorrhea dan menjadi ciri atau gejala afasia Wernicke yang paling mudah dikenali.

Akan tetapi, penderita aphasia ini merasa jika apa yang dia ucapkan sudah benar adanya. Menurunnya kemampuan untuk mengidentifikasi kesalahan dalam berujar (anosagnosia) menjadi alasan hal tersebut bisa terjadi. Pada akhirnya, penderita afasia Wernicke menyadari bahwa ucapan mereka sama sekali tidak benar. Pada kondisi tersebut, penderita akan menjadi emosional dan merasa depresi.

2. Afasia Motorik

Afasia motorik disebut juga sebagai afasia Broca. Afasia jenis ini menyerang bagian otak yang berfungsi untuk memproses ujaran. Penderita afasia motorik merasa kesulitan dalam berujar, akan tetapi masih mengerti apa yang orang lain ucapkan. Dengan kata lain, mereka tidak bisa memanifestasikan apa yang ada di pikirannya ke dalam suatu ujaran.

Afasia motorik kerap diiringi oleh sejumlah kondisi lainnya, seperti hemiplegia, hemiparesis, agraphia, dan alexia. Hal ini terjadi karena adanya pembuluh darah abnormal yang memengaruhi pergerakan salah satu sisi tubuh (umumnya tubuh sebelah kanan).

3. Afasia Transkortikal Motorik

Jenis afasia yang satu ini memiliki ciri atau gejala yang hampir mirip dengan afasia motorik (afasia broca), yakni si penderita tidak mampu menyampaikan apa yang ada di dalam pikirannya ke dalam suatu ujaran.

Akan tetapi, penderita afasia transkortikal motorik dapat dengan mudah mengulangi kata atau kalimat yang diucapkan oleh lawan bicaranya. Sebagai contoh, penderita hendak berkata “saya ingin duduk” namun tidak bisa. Namun, apabila lawan bicaranya mengucapkan kata tersebut, maka penderita afasia transkortikal motorik dapat mengulangi perkataan tersebut tanpa hambatan berarti.

4. Afasia Transkortikal Campuran

Penderita afasia transkortikal campuran mengalami gangguan di sekitar bagian otak yang memproses ujaran (Broca) dan bagian otak yang memproses bahasa (Wernicke). Akibatnya, penderita jenis afasia ini tak mampu memahami perkataannya sendiri maupun lawan bicara.

Menariknya, penderita afasia transkortikal campuran ini mampu memahami dan mengulangi setiap kata atau kalimat dari tulisan maupun lirik lagu yang sudah sering mereka lihat dan dengar. Hal ini bisa terjadi karena baik Broca maupun Wernicke sebetulnya tidak mengalami kerusakan, melainkan bagian-bagian yang ada di sekitarnya. Akibatnya, Broca dan Wernicke tidak mampu mengenali ujaran maupun bahasa secara spontan.

Stroke jenis DAS diklaim menjadi penyebab mengapa seseorang mengalami afasia transkortikal campuran ini.

5. Afasia Transkortikal Sensorik

Afasia trasnkortikal sensorik tergolong sebagai jenis afasia yang kasusnya jarang terjadi. Afasia transkortikal sensorik ditandai dengan ketidakmampuan penderitanya untuk dapat memahami perkataan lawan bicaranya, sementara ia sebetulnya dapat berbicara dengan lancar sebagaimana mestinya.

Sebagai contoh, Anda mengatakan “bagaimana kabarmu?”, maka penderita malah balik bertanya dengan pertanyaan yang sama. Adanya kerusakan pada bagian otak yang memproses bahasa menjadi penyebab afasia transkortikal sensorik ini.

6. Afasia Global

Kerusakan pada otak bagian Broca dan Wernicke yang sudah berlangung lama membawa penderitanya pada kondisi afasia global. Afasia jenis ini ditandai oleh ketidakmampuan seseorang dalam memahami perkataan—baik dirinya sendiri maupun orang lain—serta tidak juga mampu untuk berbicara.

Pada sejumlah kasus, penderita afasia global masih dapat berkomunikasi dengan orang lain dengan memanfaatkan bahasa non-lisan.

Diagnosis Afasia

Guna mendiagnosis penyakit afasia, serta mengukur tingkat keparahan yang dialami oleh penderita, dokter akan melakukan prosedur pemeriksaan. Pemeriksaan ini nantinya dapat mengidentifikasi sejauh mana penderita dapat membaca, menulis, dan berbicara.

Ada 2 (dua) rangkaian pemeriksaan yang umum dilakukan, yaitu:

  • Pemeriksaan kemampuan berkomunikasi, yakni dengan cara meminta pasien untuk menyebutkan satu per satu kata atau kalimat yang telah ditentukan, pun melihat respon pasien ketika diajak berbicara
  • Pencitraan otak, yakni dengan melakukan prosedur CT Scan, MRI, atau tomografi emisi positron. Tujuannya adalah untuk melihat seberapa parah kerusakan yang terjadi pada bagian otak (Broca dan Wernicke) sebagai penyebab afasia

Pengobatan Afasia

Berbicara mengenai pengobatan afasia, maka hal ini harus disesuaikan dengan sejumlah faktor, seperti jenis afasia, penyebab afasia, usia penderita, dan faktor-faktor lainnya. Pasalnya, setiap jenis afasia memiliki metode pengobatan yang berbeda pula.

Pada kasus di mana aphasia disebabkan oleh stroke, misalnya. Penderita akan melakukan terapi wicara dengan dokter yang khusus menangani hal ini. Dokter juga lazimnya akan memberikan obat-obatan guna menunjang terapi, seperti piribedil, idebenone, bromocriptine, dan bifemelane.

Selain itu, perlu gaya berkomunikasi khusus manakala Anda sedang berbicara dengan penderita afasia agar pembicaraan berjalan lancar, yaitu:

  • Bicara perlahan dengan nada yang tidak keras
  • Gunakan bahasa isyarat dengan gerakan tubuh
  • Buatlah tulisan untuk berkomunikasi
  • Usahakan untuk mengajukan pertanyaan yang hanya berujung pada dua jawaban, ya atau tidak
  • Jangan alihkan pandangan mata saat berbicara
  • Selalu berikan semangat dan apresiasi pada penderita

Pencegahan Afasia

Oleh karena afasia umumnya disebabkan oleh penyakit seperti stroke dan infeksi bakteri, maka cara mencegah penyakit ini yaitu dengan mencegah diri Anda terseran penyakit-penyakit tersebut, baik itu dengan mengonsumsi makanan bergizi, maupun menerapkan pola hidup sehat.

Sementara itu, untuk penyebab afasia berupa cedera yang diakibatkan oleh kecelakaan, langkah pencegahan dapat dilakukan dengan selalu berhati-hati dalam beraktivitas, terlebih jika Anda memiliki aktivitas yang berisiko terhadap kecelakaan.




Benarkah Permen Karet yang Tertelan Akan Bertahan di Tubuh Selama 7 Tahun?


permen-karet-doktersehat
Photo Source: Flickr/baileysjunk

MediNetiz – Permen karet termasuk dalam camilan yang disukai siapa saja. Meski tidak bisa ditelan, permen karet bisa membuat napas menjadi lebih segar dan bisa dijadikan olahraga mulut. Hanya saja, tanpa sengaja kita bisa menelan permen karet sehingga membuat khawatir.

Permen karet yang tertelan tidak bisa keluar dari tubuh?

Banyak orang yang menganggap permen karet yang cenderung lengket sehingga sulit untuk melaju di dalam saluran pernapasan. Bahkan, ada yang percaya jika permen karet yang tertelan bisa bertahan di dalam tubuh hingga tujuh tahun lamanya. Apakah hal ini memang benar?

Pakar kesehatan Caleb Backe dari Maple Holistics menyebut mitos permen karet ini sebenarnya mirip dengan mitos bahwa biji-bijian buah seperti jeruk atau semangka jika sampai tertelan bisa sampai tumbuh di dalam perut. Mitos ini tidak benar. Memang, permen karet tidak bisa dicerna oleh tubuh, namun bukan berarti permen karet akan bertahan di dalam perut hingga tujuh tahun lamanya.

Backe menyebut permen karet tetap bisa melaju di dalam saluran pencernaan sehingga akan tetap keluar lewat mekanisme buang air besar sebagaimana makanan-makanan biasanya. Bahkan, cukup jarang ada kasus permen karet bisa bertahan di dalam tubuh hingga seminggu. Hal ini disebabkan oleh kemampuan usus halus tubuh yang langsung mendorong permen karet ke bagian usus besar dan akhirnya dibuang sebagaimana sisa makanan pada umumnya.

Hal ini berarti, jika ada yang menganggap permen karet akan menempel pada usus atau organ pencernaan lainnya, bisa dipastikan bahwa anggapan ini tidak benar.

Hanya saja, bukan berarti kita bisa menelan permen karet sembarangan. Jika kita terlalu sering melakukannya, dikhawatirkan akan menyebabkan penyumbatan usus. Karena alasan inilah kita sebaiknya segera meludahkan permen karet jika memang rasanya sudah jauh menurun.

Efek samping permen karet

Pakar kesehatan menyebut konsumsi permen karet dengan berlebihan ternyata juga kurang baik bagi kesehatan tubuh.

Berikut adalah beberapa dampak kesehatan yang bisa didapatkan jika kita terlalu sering mengunyahnya.

  1. Bisa meningkatkan keinginan untuk makan makanan cepat saji

Sebenarnya, permen karet bisa membantu menahan keinginan ngemil dengan berlebihan. Hanya saja, pakar kesehatan menyarankan kita untuk tidak mengonsumsinya terlalu sering karena justru akan membuat kita lebih tertarik dengan makanan cepat saji.

Hal ini disebabkan oleh sensasi enak dan menyegarkan dari permen bisa menurunkan kemampuan lidah dalam menikmati makanan-makanan sehat yang sayangnya tidak memiliki rasa yang kuat seperti sayuran dan buah. Kita pun lebih ingin menikmati makanan dengan rasa yang kuat layaknya makanan cepat saji.

  1. Bisa menyebabkan masalah radang

Jika kita terbiasa mengunyah permen karet di satu bagian mulut, maka otot rahang bisa menjdi tidak seimbang. Bahkan, bisa jadi hal ini akan memicu gangguan nyeri radang dengan gejala tidak nyaman pada mulut, kekuatan mengunyah yang menurun, sakit gigi, sakit kepala, hingga sakit telinga.

  1. Bisa menyebabkan gangguan pencernaan

Sebuah penelitian yang diunggah hasilnya dalam British Medical Journal menghasilkan fakata bahwa kandungan pemanis buatan di dalam permen karet, yakni sorbitol memiliki sifat pencahar yang bisa menyebabkan dampak berupa diare.

Dalam penelitian ini, disebutkan bahwa mengonsumsi 20 lembar permen karet sudah cukup untuk membuat diare parah hingga membuat partisipan pergi ke toilet hingga 10-12 kali dalam sehari.

Terlalu sering mengunyah permen karet juga bisa membuat kita menelan udara dalam jumlah yang terlalu banyak yang akhirnya membuat risiko terkena perut kembung meningkat.




Gejala dan Pengobatan Penyakit Sifilis pada Pria dan Wanita



obat-sipilis-doktersehat

MediNetiz – Penyakit sifilis adalah penyakit menular seksual yang disebabkan karena bakteri Treponema pallidum (T.pallidum). Ada tiga tahap atau stadium penyakit sifilis yaitu: stadium primer, sekunder, dan tersier. Lantas, obat sipilis apa yang bisa Anda gunakan?

Penyebab Sifilis

Sebelum menjelaskan mengenai obat sipilis, penyakit ini sering kali telat terdiagnosis dan berakibat fatal karena gejala yang ditimbulkan pada stadium awal penyakit dapat hilang dengan sendirinya tanpa diobati, namun sebenarnya penyakit tetap berlanjut menjadi stadium sekunder dan tertier. 

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) pada tahun 2015, seperti yang dilansir oleh Medical News Today, 60 persen kasus terinfeksi melalui hubungan seksual, terutama homoseksual.

Pengobatan penyakit sipilis juga dapat diberikan untuk pasangan seksual yang mempunyai risiko tinggi tertularnya sifilis. Obat sipilis yang utama adalah dengan antibiotik, terutama pada tahap awal agar perjalanan penyakit tidak berlangsung menjadi stadium berikutnya.

Sifilis disebabkan ketika T. pallidum ditularkan dari satu orang ke orang lain melalui aktivitas seksual. Sipilis juga dapat ditularkan dari ibu ke janin selama kehamilan, atau ke bayi saat melahirkan. Kondisi ini disebut sifilis kongenital.

Penyakit sifilis tidak bisa ditularkan melalui kontak dengan benda-benda seperti gagang pintu dan kursi toilet.

Gejala Sifilis

Sipilis dikategorikan oleh tiga tahap dengan gejala bervariasi yang terkait dengan setiap tahap. Namun, dalam beberapa kasus, tidak ada gejala selama beberapa tahun.

Tahap menular meliputi stadium primer, sekunder, dan, kadang-kadang, fase laten awal. Sifilis tersier tidak menular, tetapi memiliki gejala paling berbahaya. Berikut adalah gejala sipilis yang harus Anda kenali, di antaranya:

 

1. Gejala sifilis primer

Gejala-gejala sifilis primer yaitu adanya luka atau ulkus seperti sariawan yang tidak nyeri, berbentuk bulat dengan dasar yang bersih dan perabaan yang keras, disebut juga dengan chancres. Gejala ini disertai dengan adanya pembesaran kelenjar getah bening regional pada selangkangan. Gejala ini, sekitar 3 minggu setelah terpapar.

Chancre dapat hilang dengan sendirinya tanpa meninggalkan bekas luka dalam waktu 3 hingga 6 minggu, tetapi tanpa pengobatan, penyakit ini dapat berkembang ke stadium berikutnya.

2. Gejala sifilis sekunder

Gejala sifilis sekunder meliputi:

  • Ruam yang tidak gatal yang mulai menyebar ke seluruh tubuh, termasuk telapak tangan dan telapak kaki. Ruam berwarna merah, atau cokelat kemerahan.
  • Nyeri otot.
  • Demam.
  • Sakit tenggorokan.
  • Kelenjar getah bening yang membengkak.
  • Rambut rontok.
  • Sakit kepala.
  • Penurunan berat badan.
  • Kelelahan.

Gejala-gejala sifilis ini bisa sembuh beberapa minggu setelah muncul, atau gejala dapat kembali beberapa kali dalam periode yang lebih lama. Sama seperti sifilis primer, gejala sifilis sekunder yang tidak diobati dapat hilang sendiri tanpa pengobatan namun berkembang ke tahap laten dan lanjut

3. Sifilis tersier

Penyakit sifilis tersier dapat terjadi 10 hingga 30 tahun setelah onset infeksi, biasanya setelah periode latensi, di mana tidak ada gejala.

Gejala termasuk:

  • Kerusakan pada jantung, pembuluh darah, hati, tulang, dan sendi.
  • Gumma, atau pembengkakan jaringan lunak yang terjadi di mana saja pada tubuh.

Diagnosis Penyakit Sifilis

Seorang dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan bertanya tentang riwayat seksual pasien sebelum melakukan tes klinis untuk memastikan.

Tes termasuk:

  • Tes darah: Ini dapat mendeteksi infeksi saat ini atau masa lalu, karena antibodi terhadap penyakit akan muncul selama bertahun-tahun.
  • Cairan tubuh: Cairan dari chancre selama tahap primer atau sekunder dapat dievaluasi untuk penyakit.
  • Cairan serebrospinal: Ini dapat dikumpulkan melalui tulang belakang dan diperiksa untuk menguji apakah ada dampak pada sistem saraf.

Oleh karena sipilis adalah infeksi menular seksual, pasangan seksual dari penderita sifilis harus dilakukan edukasi dan juga dilakukan pemeriksaan.

Pada saat ini sudah tersedia fasilitas kesehatan untuk melakukan screening penyakit sifilis agar penyakit ini dapat terdeteksi dan ditangani lebih dini. Selain sifilis, screening juga berguna untuk mendeteksi infeksi menular seksual lainnya dan penyakit HIV.

Cara Mengobati Sifilis

Penyakit ini dapat berhasil diobati pada tahap awal. Perawatan dini dengan penisilin sangat penting, karena paparan jangka panjang terhadap penyakit ini dapat menyebabkan konsekuensi yang mengancam jiwa.

Selama stadium primer dan sekunder, pasien akan menerima suntikan intramuskular dari Benzathine penicillin G. Cara mengobati sifilis tersier akan membutuhkan 3 kali suntikan Benzathine penicillin G dengan interval mingguan.

Neurosifilis membutuhkan suntikan intravena aqueous crystalline penicillin G setiap 4 jam selama 2 minggu untuk memerangi bakteremia dari sistem saraf pusat (SSP). 

Menyembuhkan infeksi penyakit sifilis akan mencegah kerusakan lebih lanjut pada tubuh, dan praktik seksual yang aman dapat dilanjutkan, tetapi tidak dapat membatalkan kerusakan yang telah terjadi.

Sementara untuk mereka yang memiliki alergi terhadap obat penisilin atau apabila Benzathine penicillin G tidak tersedia, maka dapat diberikan obat alternatif seperti doxycycline, ceftriaxone atau azithromycin.

Perlu diketahui juga, setelah melahirkan, bayi baru lahir yang terkena sipilis di rahim harus menjalani perawatan antibiotik.

Pengobatan dengan penisilin mempunyai efek samping yang disebut dengan reaksi Jarisch-Herxheimer yang merupakan reaksi tubuh terhadap toxin yang dihasilkan oleh bakteri yang mati karena penggunaan obat sipilis (antibiotik). Reaksi ini ditandai dengan demam, menggigil, mual dan sakit kepala, tekanan darah yang turun, peningkatan nadi dan ruam yang muncul kembali.

Gejala ini biasanya muncul hari pertama pengobatan. Oleh karena itu, penggunaan obat penisilin harus di bawah pengawasan ketat oleh dokter.

Kapan aman berhubungan seks?

Kontak seksual harus dihindari sampai:

  • Semua perawatan telah selesai.
  • Tes darah menegaskan bahwa penyakit telah sembuh.

Walaupun pengobatan sifilis berhasil, diperlukan waktu beberapa bulan agar titer antibodi terhadap sifilis turun ke batas normal. Oleh karena itu, dokter akan memantau perjalanan penyakit dengan melakukan tes darah secara berkala setelah pengobatan.

Pencegahan Sipilis

Tindakan pencegahan untuk mengurangi risiko penyakit sifilis, termasuk:

  • Tidak berganti-ganti pasangan seksual.
  • Penggunaan kondom, meskipun ini hanya melindungi terhadap luka genital dan bukan pada tubuh.
  • Tidak berbagi mainan seks.
  • Menghindari alkohol dan obat-obatan yang berpotensi menyebabkan praktik seksual yang tidak aman.

Memiliki penyakit ini tidak berarti seseorang terlindung darinya. Setelah penyakit sifilis sembuh, kemungkinan sipilis bisa kambuh lagi.

Informasi kesehatan ini telah ditinjau oleh dr. Patricia Aulia




Pemeriksaan Fisik, Apa Fungsinya untuk Kesehatan secara Menyeluruh?



pemeriksaan-fisik-doktersehat

MediNetiz -Salah satu kesalahan terbesar yang sering kita lakukan adalah hanya berobat atau memeriksakan kesehatan kalau kondisi tubuh sedang tidak baik. Kalau kondisi tubuh terlihat biasa saja, kita akan tidak acuh. Padahal pemeriksaan fisik juga harus dilakukan saat kita sedang sehat agar tidak muncul masalah yang mendadak dan membuat kita kebingungan.

Kenapa harus melakukan pemeriksaan fisik?

Tidak semua orang terbiasa dengan pemeriksaan fisik yang dilakukan untuk mengetahui kondisi fisik secara menyeluruh. Banyak dari kita cenderung abai dan akan menyesal kalau muncul beberapa penyakit yang membuat mereka berjuang untuk menyembuhkannya.

Nah, mereka yang melakukan pemeriksaan fisik biasanya memiliki alasan yang cukup spesifik. Berikut beberapa alasan mengapa seseorang memutuskan untuk melakukan pemeriksaan fisik.

  • Mengecek ada atau tidaknya gangguan fisik atau gangguan medis lainnya yang akan menyebabkan gangguan pada tubuh jika dibiarkan. Biasanya gangguan inilah yang kerap muncul mendadak dalam kondisi sudah parah.
  • Mengetahui ada atau tidaknya gangguan kesehatan yang mungkin terjadi di masa depan. Terkadang gangguan tidak langsung muncul dan hanya terlihat dari perubahan fisik seseorang.
  • Bisa mengetahui perubahan yang terjadi pada tubuh seseorang. Perubahan yang dicatat adalah perubahan buruk yang kemungkinan gangguan di masa depan.
  • Untuk mengetahui apakah seseorang butuh pemeriksaan fisik lanjutan hingga pemeriksaan di laboratorium. Terkadang dari pemeriksaan atau tes fisik, kebutuhan itu baru terlihat.

Pemeriksaan kesehatan umum dan riwayat kesehatan

Pemeriksaan fisik yang dialami seseorang akan dilalui dengan melakukan wawancara medis dan melihat riwayat kesehatan. Hal ini dilakukan untuk memudahkan dokter atau pemeriksa melakukan pengecekan dengan lebih detail dan melakukan diagnosis dengan lebih tepat kalau ada masalah selama tes berjalan.

Sebelum tes dilakukan, perawat biasanya akan bertanya beberapa hal yang terdiri dari beberapa poin di bawah ini.

  • Penyakit yang pernah dialami sebelumnya dan penyakit yang sedang dialami.
  • Tindakan operasi atau prosedur serupa yang dialami sebelumnya.
  • Imunisasi yang pernah dialami saat masih kecil atau baru saja dilakukan. Kalau ada buku atau data terkait jenis imunisasi yang dilakukan akan jauh lebih baik lagi.
  • Berbagai jenis obat atau vitamin yang sedang dikonsumsi. Biasanya setiap memiliki obat personal yang berbeda-beda. Obat ini mungkin mempengaruhi fisik dan juga pemeriksaan.
  • Ada atau tidaknya tanda gangguan pada tubuh yang sedang muncul. Misal pusing atau nyeri di beberapa bagian tubuh. Gatal dan kesemutan juga merupakan tanda yang harus Anda ungkapkan.
  • Gaya hidup yang sedang dilakukan. Gaya hidup ini terdiri dari pola makan yang sedang dijalankan, jenis olahraga atau latihan, kehidupan seks, dan kemungkinan merokok dan minum alkohol.
  • Riwayat keluarga terkait jenis penyakit apa saja yang pernah dialami dan hingga kini masih ada. Beberapa penyakit yang menurun secara genetik akan menjadi pertimbangan saat melakukan pemeriksaan.

Pengambilan data awal sebelum pemeriksaan

Setelah sesi wawancara dilakukan, biasanya akan ada pemeriksaan dan pencatatan data awal. Dalam tahap ini, beberapa hal berikut akan dilakukan.

  • Pengukuran tinggi dan berat badan.
  • Pemeriksaan hidung, telinga, mulut, dan tenggorokan dengan menggunakan lampu.
  • Mengukur detak jantung dari beberapa tempat seperti pergelangan tangan, kaki, dan leher.
  • Mengecek refleks dari tubuh biasanya refleks di mata dan juga organ lain kalau diberi rangsangan.
  • Menggunakan stetoskop untuk mendengar detak jantung.
  • Memeriksa tekanan darah seseorang.
  • Memeriksa simpul limfa dan mencari abnormalitas di leher dan perut.

Jenis pemeriksaan fisik

Setelah melakukan serangkaian pemeriksaan awal di atas, Anda akan melakukan beberapa pemeriksaan fisik di bawah ini.

  1. Pemeriksaan kulit

Pemeriksaan kulit dilakukan untuk mengetahui ada atau tidaknya sel kanker di permukaannya. Biasanya kutil atau tahi lalat akan menjadi perhatian utama. Dua hal itu bisa memicu munculnya kanker di kulit dan menyebar ke area sekitarnya. Pemeriksaan kulit biasanya tidak akan lama, kalau tidak ada gangguan, dokter tidak akan memberikan obat dan hanya memberikan saran perawatan saja.

  1. Pemeriksaan klinis payudara

Wanita sangat rawan sekali mengalami kanker payudara. Oleh karena itu, pemeriksaan fisik di area ini sangat disarankan. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui ada atau tidaknya benjolan di payudara. Kalau ada benjolan, dokter akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan melakukan pengobatan.

  1. Pemeriksaan panggul dan pap smear

Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui ada atau tidaknya bakal kanker serviks di dalam vagina. Kalau ada sel kanker setelah pemeriksaan pap smear dilakukan, biasanya akan ada penanganan agar kanker tidak jadi tumbuh atau menyebar.

  1. Pemeriksaan rektum secara digital atau langsung

Pemeriksaan ini banyak dilakukan pada pria. Kalau dalam pemeriksaan awal pria mengeluhkan adanya gangguan pada area penis hingga ke bokong, pemeriksaan digital harus dilakukan. Biasanya pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui ada atau tidaknya gangguan di area prostat atau testis pria.

Berapa kali pemeriksaan fisik dilakukan?

Sebenarnya tidak ada anjuran untuk melakukan pemeriksaan fisik berapa kali agar kondisi tubuh selalu terjaga. Kalau Anda rentan sekali mengalami penyakit tertentu, mungkin pemeriksaan setahun sekali bisa dilakukan. Dengan pemeriksaan rutin, hal-hal yang berbahaya bisa dicegah.

Beberapa jenis pemeriksaan mungkin bisa dilakukan setiap beberapa tahun sekali. Misal pemeriksaan di dalam serviks atau pap smear biasanya dilakukan setiap 3-5 tahun sekali hingga usia 60-an tahun.

Demikianlah beberapa ulasan tentang pemeriksaan fisik yang harus Anda lakukan kalau ingin mencegah munculnya penyakit yang tidak dipikirkan sebelumnya. Selain itu kita juga bisa menjaga kondisi tubuh secara menyeluruh dan selalu sehat setiap saat. Pernahkah Anda mengalami pemeriksaan fisik sebelumnya?

 




6 Pemicu Mudah Lapar Meski Baru Saja Makan


cara-menahan-lapar-saat-puasa-doktersehat

MediNetiz – Tujuan dari makan adalah membuat perut tidak lagi merasa lapar. Selain itu, adanya makanan juga bisa menyediakan energi untuk melakukan berbagai aktivitas seharian. Hanya saja, terkadang kita justru merasa cepat lapar meski baru saja lapar. Apa yang menyebabkan hal ini?

Penyebab mudah lapar setelah makan

Meski perut sudah terisi makanan, terkadang kita masih memiliki keinginan untuk makan lagi atau setidaknya ngemil. Pakar kesehatan menyebut ada beberapa hal yang bisa menyebabkan hal ini.

Berikut adalah beberapa diantaranya

  1. Dehidrasi

Dehidrasi atau kekurangan asupan cairan ternyata bisa membuat kita mudah lapar meski sudah cukup makan sebelumnya. Hal ini diungkap oleh Alisa Rumsey yang berasal dari American Academy of Nutrition and Dietetics. Jika tubuh kekurangan cairan, otak ternyata bisa meresponsnya dengan sinyal yang mirip layaknya tubuh kelaparan. Hal ini membuat kita ingin mengonsumsi makanan, bukannya minum air.

Karena alasan inilah jika kita sudah makan sebelumnya namun kembali merasa lapar, sebaiknya segera minum segelas air. Jika dalam waktu 15 menit kita tidak lagi merasakan lapar, besar kemungkinan penyebab rasa lapar ini adalah dehidrasi.

  1. Kurang tidur

Jangan salah, kurang tidur ternyata juga bisa membuat kita merasa mudah lapar, lho. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya produksi hormon ghrelin. Hormon ini akan membuat kita lebih mudah merasa lapar dan ingin terus makan. Kurang tidur juga akan membuat produksi hormon leptin menurun drastis. Padahal, hormon ini sangat dibutuhkan untuk membuat tubuh merasa kenyang jika sudah makan.

Karena alasan inilah orang yang hobi begadang cenderung suka ngemil dengan berlebihan dan akhirnya mengalami peningkatan berat badan.

  1. Stres

Tanpa disadari, stres juga mempengaruhi kebiasaan makan kita. Hal ini disebabkan oleh otak yang bekerja dengan jauh lebih keras sehingga membutuhkan energi lebih banyak. Otak pun mengirimkan sinyal untuk mencari tambahan energi dengan mengeluarkan rasa lapar.

Saat stres, kita juga akan mengalami penurunan produksi hormon serotonin sehingga lebih mudah merasa lapar. Selain itu, saat stres, otak seperti ingin mencari kompensasi demi membuat suasana hati menjadi lebih baik. Salah satu caranya adalah dengan meminta makanan atau camilan yang enak.

  1. Tidak ngemil

Selain makan tiga kali sehari, kita sebenarnya juga membutuhkan ngemil di antara waktu-waktu makan tersebut. Hal ini bisa membantu perut tetap terisi sehingga kita tetap merasa berenergi dan tidak mudah merasa lapar. Hanya saja, karena kesibukan, kita melewatkan waktu ngemil ini dan akhirnya membuat perut terasa lapar.

Cobalah untuk mengonsumsi camilan sehat yang tinggi serat seperti buah-buahan, olahan gandum, atau kacang-kacangan di antara waktu makan demi menahan lapar sekaligus mencegah kenaikan berat badan.

  1. Efek samping obat-obatan tertentu

Beberapa jenis obat-obatan seperti yang diperuntukkan untuk mengatasi depresi ternyata bisa mempengaruhi keseimbangan hormon dan akhirnya membuat kita menjadi lebih mudah lapar meski sudah makan.

  1. Kurang asupan lemak

Banyak orang yang memilih untuk benar-benar menghindari asupan lemak karena tidak ingin mengalami kenaikan berat badan atau sedang dalam program diet. Padahal, lemak masih dibutuhkan oleh tubuh, termasuk dalam menahan rasa lapar. Hal ini disebabkan oleh kemampuannya dalam membuat pencernaan berjalan dengan lebih lambat sehingga membantu rasa kenyang bertahan lebih lama.

Cobalah untuk mengonsumsi lemak sekitar 20 hingga 30 persen dari kebutuhan kalori harian. Hanya saja, pastikan untuk memilih lemak sehat, bukannya lemak jahat atau lemak trans.




7 Makanan yang Bisa Tingkatkan Risiko Asam Urat


makanan-pemicu-asam-urat-doktersehat

MediNetiz – Jika membicarakan tentang penyakit asam urat, biasanya kita akan langsung menuding jeroan atau makanan laut sebagai penyebabnya. Memang, kedua jenis makanan ini tinggi kandungan purin yang bisa menyebabkan peningkatan risiko terkena asam urat, namun pakar kesehatan menyebut ada beberapa makanan lain yang sering kita konsumsi dan bisa menyebabkan datangnya masalah kesehatan ini.

Makanan yang Bisa Menyebabkan Asam Urat

Pakar kesehatan menyebut ada beberapa jenis makanan lainnya yang tanpa disadari juga bisa menyebabkan peningkatan risiko terkena penyakit asam urat.

Berikut ini beberapa makanan yang bisa menyebabkan asam urat dan perlu dihindari:

  1. Melinjo

Biji melinjo sering kita temukan di olahan makanan layaknya sup atau sayur asem. Selain itu, olahannya juga bisa dijadikan keripik atau emping. Meski rasanya sedikit pahit, banyak orang yang suka dengan olahan biji melinjo sehingga bisa memakannya dalam jumlah yang banyak.

Masalahnya adalah jika makan 100 gram saja olahan biji melinjo, kita sudah mendapatkan sekitar 100 hingga 150 mg purin. Jumlah ini tentu sangat tinggi dan bisa menyebabkan penumpukan zat asam urat di dalam tubuh. Jika kita termasuk sering mengonsumsi olahan biji melinjo ini, maka risiko untuk terkena penyakit asam urat bisa meningkat dengan signifikan.

  1. Kacang hijau

Sebenarnya, kacang hijau termasuk dalam makanan yang paling baik bagi kesehatan. Selain tinggi protein, kacang hijau juga tinggi kandungan serat yang akan memberikan manfaat bagi organ pencernaan. Sayangnya, mereka yang sudah berusia lanjut atau yang sudah menderita asam urat ternyata sangat tidak direkomendasikan untuk mengonsumsinya.

Memang, kandungan purin di dalam kacang hijau masih tergolong sedang, bukannya tinggi, namun karena rasanya cukup nikmat, banyak orang yang mengonsumsinya dalam jumlah yang banyak. Jika sampai hal ini terjadi, maka asupan purin bisa menjadi berlebihan dan akhirnya mempengaruhi risiko terkena penyakit asam urat.

  1. Kacang mete

Salah satu camilan yang paling digemari banyak orang ini ternyata juga bisa meningkatkan risiko penyakit asam urat jika terlalu sering dikonsumsi. Apalagi jika kacang mete ini diolah dengan cara digoreng atau ditaburi garam sehingga rasanya menjadi lebih gurih.

Selain kandungan purin di dalamnya yang berada di level sedang, keberadaan garam dan lemak jahat yang muncul setelah digoreng membuat tubuh lebih rentan mengalami peradangan dan peningkatan risiko terkena penyakit asam urat.

  1. Roti manis

Kebanyakan orang lebih suka dengan roti manis dibandingkan dengan roti gandum yang lebih sehat. Padahal, selain tinggi kandungan kalori atau gula, bisa jadi roti manis memiliki kandungan purin yang tinggi. Terlalu sering mengonsumsinya tentu akan meningkatkan risiko terkena penyakit asam urat dengan signifikan.

  1. Hati ayam

Hati ayam termasuk dalam jeroan, makanan penyebab utama penyakit asam urat. Jika hati ayam juga diolah dengan cara yang tidak tepat seperti dengan digoreng, diberi tambahan tepung, atau dijadikan olahan santan, tak hanya risiko terkena asam urat yang akan naik, melainkan juga risiko terkena masalah kolesterol tinggi.

  1. Udang

Meski ukurannya kecil, udang termasuk dalam makanan dengan kadar purin yang sangat tinggi. Mengonsumsinya terlalu sering tentu bisa meningkatkan risiko terkena penyakit asam urat. Bahkan, udang cenderung tinggi kolesterol sehingga bisa membahayakan kesehatan jantung.

7. Cumi

Cumi juga termasuk dalam makanan laut yang tinggi kandungan purin sehingga tidak terlalu sering dikonsumsi.

Meski makanan-makanan ini rasanya enak, sebaiknya kita batasi konsumsinya demi mencegah datangnya masalah asam urat.




Daging Unggas Vs Daging Merah, Mana yang Lebih Sehat?



ayam-goreng-doktersehat
Photo Source: Flickr/T.Tseng

MediNetiz – Jika kita membicarakan tentang penyebab kolesterol tinggi, hal pertama yang akan terpikirkan biasanya adalah pola makan yang tidak sehat. Sebagai contoh, jika kita hobi makan daging, risiko terkena masalah kesehatan ini akan meningkat. Hanya saja, kebanyakan orang menganggap daging merah sebagai penyebab utama peningkatan kolesterol. Lantas, apakah daging unggas seperti daging ayam yang sering kita konsumsi tidak akan menyebabkan masalah kesehatan ini?

Dampak makan daging unggas bagi kadar kolesterol

Pakar kesehatan menyebut ada sebagian orang yang sengaja menghindari daging merah seperti daging sapi atau daging kambing dan memilih untuk makan daging unggas demi mencegah kolesterol. Masalahnya adalah jika kita terlalu sering mengonsumsi daging unggas, risiko terkena kolesterol tinggi sebenarnya hampir sama jika kita terlalu sering makan daging merah.

Dr. Ronald Krauss yang berasal dari Children’s Hospital Oakland Research Institute, California, Amerika Serikat melakukan penelitian dengan rekan-rekannya untuk mengetahui hal ini. Mereka melibatkan 113 partisipan dengan kondisi tubuh yang sehat. Para partisipan ini dicek kebiasaan makannya sehari-hari. Hanya saja, para partisipan ini tidak boleh mengonsumsi alkohol atau suplemen vitamin selama penelitian.

“Di awal penelitian, kami berasumsi bahwa konsumsi daging merah jauh lebih buruk bagi kadar kolesterol tubuh dibandingkan dengan konsumsi daging putih, namun kami justru menemukan fakta lain,” terang dr. Krauss.

Para peserta menerapkan tiga pola makan yang berbeda. Ada yang mengonsumsi daging sapi, ada yang mengonsumsi daging ayam atau kalkun, ada yang mengonsumsi makanan tinggi protein non-daging (olahan kedelai atau kacang-kacangan). Setiap diet diubah setelah empat minggu dan setiap kali menjalankan program diet baru, mereka harus menjalani tes darah.

Hasil dari penelitian ini adalah, diet mengonsumsi daging merah dan daging unggas sama-sama meningkatkan kadar kolesterol jahat. Meski terlihat mengejutkan, para ahli menyebut di dalam daging unggas juga terdapat lemak jenuh seperti pada kulit daging ayam atau bagian berlemak lainnya. Hal inilah yang bisa memicu kolesterol tinggi.

Melihat fakta ini, kita memang harus cermat dalam memilih makanan, termasuk dalam hal mengonsumsi daging-dagingan jika memang tidak ingin terkena masalah kolesterol tinggi.

Dampak makan daging ayam terlalu sering

Dari berbagai macam daging unggas yang bisa kita konsumsi, daging ayam cenderung lebih sering kita makan dibandingkan dengan jenis daging lainnya. Masalahnya adalah, terlalu sering mengonsumsinya juga bisa membahayakan kesehatan.

Berikut adalah beberapa dampak kesehatan yang bisa didapatkan jika terlalu sering makan daging ayam.

  1. Bisa memicu sakit kepala

Kebanyakan daging ayam yang dijual di pasaran adalah ayam negeri atau ayam boiler. Ayam-ayam ini sayangnya dipelihara dengan mendapatkan berbagai jenis obat-obatan dan suntikan kimia. Bahkan, pakan ayam negeri juga memiliki kandungan kimia yang bisa saja memicu datangnya sakit kepala atau gangguan kesehatan lainnya jika masuk ke dalam tubuh.

  1. Memiliki kandungan karsinogen

Sebagaimana disebutkan sebelumnya, daging ayam boiler cenderung rentan terpapar bahan kimia. Masalahnya adalah bisa jadi bahan kimia ini bersifat karsinogen atau bisa menyebabkan datangnya kanker.

  1. Bisa menyebabkan gangguan pencernaan

Jika tidak diolah dengan baik, maka daging unggas bisa menyebabkan gangguan pencernaan. Hal ini disebabkan oleh adanya bakteri atau kuman yang bisa menyebabkan datangnya masalah kesehatan tersebut.

  1. Bisa mengganggu sistem kekebalan tubuh

Salah satu kandungan yang sering disuntikkan pada daging ayam negeri adalah antibiotik. Tujuan dari hal ini sebenarnya adalah agar ayam tidak mudah sakit. Masalahnya adalah kandungan ini bisa mengendap di dalam daging ayam yang kita konsumsi dan akhirnya mengganggu sistem kekebalan tubuh dengan signifikan.




7 Cara Mudah Menjaga Tekanan Darah Tetap Normal


hipertensi-doktersehat

MediNetiz– Tekanan darah tinggi adalah masalah kesehatan yang cukup banyak diderita oleh masyarakat Indonesia. Masalahnya, masih banyak orang yang menyepelekan gaya hidup sehari-hari, sehingga rentan untuk terkena masalah kesehatan ini. Oleh karena itu, menjaga tekanan darah tetap normal perlu dilakukan agar terhindar dari risiko penyakit berbahaya.

Cara Menjaga Tekanan Darah Tetap Normal

Pakar kesehatan menyebut ada beberapa cara yang bisa kita lakukan demi memastikan bahwa tekanan darah tidak melebihi batas normal.

Berikut adalah berbagai cara menjaga tekanan darah tetap normal yang ternyata mudah dilakukan:

  1. Jogging di akhir pekan

Karena berbagai kesibukan, banyak orang yang hanya sempat berolahraga di akhir pekan. Meskipun begitu, pakar kesehatan menyebut hal ini jauh lebih baik jika dibandingkan dengan tidak melakukan olahraga sama sekali. Jika kita melakukan jogging setiap akhir pekan saja, maka tekanan darah bisa dijaga agar tetap normal.

Fakta ini terungkap dari sebuah penelitian yang dilakukan oleh Copenhagen City Heart, Denmark. Dalam peelitian yang melibatkan 20 ribu partisipan dengan usia 20 hingga 93 tahun ini, disebutkan bahwa jogging di akhir pekan sudah mampu memperlancar sirkulasi darah, meningkatkan proses penyerapan oksigen, dan membuat tekanan darah tetap normal.

  1. Rutin makan yoghurt

Yoghurt lebih dikenal sebagai makanan untuk diet. Padahal, dalam realitanya makanan ini cocok untuk dikonsumsi siapa saja, termasuk bagi orang yang sehat dan ingin menjaga tekanan darah tetap normal. Berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan di University of Minnesota, AS, dihasilkan fakta bahwa mengonsumsi yoghurt satu cangkir saja dalam sehari sudah mampu menurunkan tekanan darah.

Rutin makan yoghurt bahkan bisa membantu menurunkan risiko terkena hipertensi sebanyak 31 persen. Hal ini tentu bisa membantu mencegah datangnya masalah hipertensi dengan efektif.

  1. Rutin makan pisang

Selain yoghurt, kita juga sangat disarankan untuk mengonsumsi pisang jika ingin menjaga tekanan darah tetap normal. Berdasarkan hasil dari penelitian yang dipublikasikan dalam British Medical Journal Online, disebutkan bahwa kandungan kalium yang tinggi di dalam pisang bisa menjaga keseimbangan cairan tubuh sekaligus menurunkan tekanan darah dengan efektif.

  1. Tidak lagi merokok

Salah satu penyebab tingginya kasus tekanan darah tinggi dan masalah pada jantung di Indonesia adalah karena masih banyak orang yang merokok. Hal ini disebabkan oleh kandungan beracun di dalam asap rokok yang terbukti mampu merusak pembuluh darah dan bisa meningkatkan tekanan darah.

Tak hanya perokok aktif, mereka yang sering terpapar asap rokok dan menjadi perokok pasif juga rentan mengalami masalah kesehatan yang sama. Karena alasan inilah sebaiknya memang kita menghindari asap rokok demi menjaga kesehatan.

  1. Kurangi kebiasaan kerja lembur

Karena faktor banyaknya pekerjaan yang harus diselesaikan atau karena ingin mendapatkan penghasilan yang lebih besar, banyak orang yang sering melakukan kerja lembur. Padahal, jika kita bekerja lebih dari 40 jam setiap minggu, maka risiko terkena hipertensi bisa meningkat hingga 14 persen!

Fakta ini terungkap dari sebuah penelitian yang dilakukan di University of California, AS. Para peneliti menyebut kebiasaan bekerja lembur akan membuat kita menjadi kurang gerak, tidak menerapkan pola makan yang sehat, dan lebih jarang berolahraga. Hormon stres juga akan semakin tinggi jumlahnya dalam tubuh. Padahal, hormon ini bisa meningkatkan tekanan darah dengan signifikan.

  1. Kurangi konsumsi kafein

Minum kopi yang memiliki kandungan kafein memang bisa memberikan kenikmatan luar biasa, namun jika kita meminumnya lebih dari 3 cangkir sehari, dikhawatirkan bisa meningkatkan risiko terkena hipertensi.

  1. Jaga berat badan

Dengan menjaga berat badan tetap ideal, maka sirkulasi darah akan berjalan dengan lebih lancar dan akhirnya membuat tekanan darah tetap terjaga di angka yang normal.




7 Makanan Enak Ini Bisa Picu Gangguan Pencernaan



kembung-setelah-makan-doktersehat

MediNetiz – Makanan dengan rasa yang lezat memang bisa membuat nafsu makan kita meningkat. Bahkan, kita bisa menambah porsinya demi semakin menikmatinya. Sayangnya, pakar kesehatan menyebut tidak semua makanan dengan rasa yang lezat baik bagi kesehatan, termasuk kondisi pencernaan kita.

Beberapa jenis makanan yang bisa memberikan dampak buruk bagi kesehatan pencernaan

Kita tinggal di negara yang kaya akan berbagai macam kuliner yang nikmat. Sayangnya, jika kita tidak cermat dalam memilih makanan yang sehat, bisa jadi risiko untuk terkena gangguan pencernaan akan meningkat.

Berikut adalah beberapa jenis makanan lezat yang sayangnya bisa memicu gangguan pencernaan jika terlalu banyak atau terlalu sering dikonsumsi.

  1. Gorengan

Gorengan dikenal luas sebagai camilan yang digemari oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Hal ini disebabkan oleh rasanya yang enak, apalagi jika masih dalam kondisi hangat dan renyah. Masalahnya adalah dibalik kenikmatan dari gorengan yang kita konsumsi, ada banyak sekali risiko kesehatan yang bisa didapatkan jika terlalu sering mengonsumsinya.

Gorengan memiliki kandungan lemak yang tinggi. Kandungan ini bisa membuat pencernaan berjalan dengan sangat lambat. Kondisi ini akhirnya berimbas pada peningkatan asam lambung, perut begah, dan terasa sangat tidak nyaman.

  1. Roti tawar

Roti tawar sering dianggap sebagai pengganti nasi, khususnya untuk sarapan pagi. Sayangnya, pakar kesehatan menyebut konsumsi roti tawar bisa memberikan efek kurang baik bagi kesehatan. Hal ini disebabkan oleh kandungan serat di dalamnya yang sangat rendah namun memiliki kandungan gluten yang cukup tinggi. Sebagai informasi, gluten cenderung sulit untuk dicerna oleh tubuh.

Mengonsumsinya terlalu sering atau terlalu banyak bisa membuat perut terasa tidak nyaman.

  1. Kacang merah

Sebenarnya, kacang merah termasuk dalam bahan makanan yang baik bagi tubuh, namun pakar kesehatan menyebut kacang merah sebaiknya tidak dikonsumsi terlalu sering. Hal ini disebabkan oleh kandungan seratnya yang sangat tinggi sehingga bisa membuat laju pencernaan menjadi sangat cepat.

  1. Camilan kacang-kacangan

Camilan berjenis kacang-kacangan seperti kacang goreng, kacang panggang, kacang telur, dan lain-lain memang sangat nikmat untuk dikonsumsi kapan saja, namun jika kita mengonsumsinya dalam jumlah yang banyak, bisa jadi akan membuat pencernaan terasa tidak nyaman. Hal ini disebabkan oleh kandungan lemaknya yang sangat tinggi sehingga bisa membuat pencernaan berjalan dengan lebih lambat.

Selain itu, kandungan karbohidrat kompleks di dalam kacang-kacangan juga cenderung sulit untuk dicerna oleh perut. Mengonsumsinya dalam jumlah yang banyak bisa membuat perut terasa tidak nyaman.

  1. Beberapa jenis sayuran

Sayuran dari keluarga kol seperti kubis dan brokoli memang sangat nikmat untuk dikonsumsi, namun jika kita mengonsumsinya dalam jumlah banyak, akan membuat produksi gas di dalam perut meningkat dengan signifikan. Hal ini bisa memicu masalah perut kembung atau perut yang terasa tidak nyaman.

  1. Minuman berkafein

Minuman berkafein seperti kopi, teh, atau minuman bersoda cenderung sering untuk kita konsumsi. Selain rasanya yang nikmat, minuman-minuman ini juga cocok untuk dikonsumsi saat berkumpul bersama dengan teman-teman atau keluarga. Sayangnya, bagi sebagian orang, kafein bisa menyebabkan kenaikan asam lambung.

  1. Es krim

Es krim yang bisa ditemukan dalam berbagai macam varian rasa ini ternyata cukup sulit untuk dicerna oleh perut kita, lho. Hal ini disebabkan oleh kandungan lemak di dalamnya yang sangat tinggi. Hal ini bisa membuat pencernaan berjalan dengan sangat lambat dan akhirnya memicu sensasi tidak nyaman. Selain itu, sebagian orang juga bisa mengalami masalah asam lambung tinggi setelah mengonsumsinya.




11 Bahaya Gadget bagi Anak, Munculnya Masalah Fisik hingga Mental



bahaya-gadget-doktersehat

MediNetiz – Meski gadget adalah sebuah teknologi yang membawa kemudahan bagi kehidupan manusia, faktanya gadget juga bisa membawa dampak buruk bagi kesehatan, khususnya pada anak-anak. Lantas, apa bahaya gadget yang bisa terjadi pada anak?

Bahaya Gadget bagi Anak

Sebelum membahas bahaya gadget pada anak, perlu Anda ketahui bahwa Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sudah menetapkan kecanduan game sebagai penyakit gangguan mental. Hal disebabkan karena seorang anak yang larut dalam permainan game biasanya akan lupa waktu. Selain itu, anak tidak bisa lagi mengendalikan diri karena terus adiktif untuk bermain game.

Seorang anak juga cenderung tidak ingin diganggu dengan aktivitas lain dan melupakan tugas-tugas mereka untuk belajar atau bersosialisasi dengan lingkungan sosialnya.

Berikut ini adalah beberapa bahaya gadget pada anak yang harus diketahui oleh setiap orang tua, di antaranya:

1. Membuat anak mudah lupa

Bahaya gadget bagi anak yang pertama adalah membuat anak menjadi pelupa. Meski gadget bisa membuat anak lebih tenang, namun apabila penggunaannya berlebihan hal itu bisa memberikan efek buruk bagi kesehatan, khususnya bagian otak karena bisa mengganggu daya memori anak.

2. Memengaruhi kesehatan mata

Bahaya gadget bagi kesehatan berikutnya adalah memengaruhi kesehatan mata. Penggunaan gadget setiap hari bisa menyebabkan kontraksi otot cilliaris di dalam bola mata, atau yang dikenal dengan istilah akomodasi.

Akomodasi berlebihan akan merangsang timbulnya mata minus, terutama pada anak-anak yang sedang dalam tahap perkembangan.

Cahaya biru memiliki gelombang yang bisa masuk ke dalam bola mata, salah satunya retina. Oleh karenanya, paparan cahaya biru sebaiknya dikurangi sejak dini karena diduga memberikan efek buruk pada sel-sel retina untuk jangka panjang.

Selain itu, sebuah penelitian mengungkapkan, mata anak menyerap lebih banyak sinar biru dari layar perangkat digital, jika dibandingkan dengan orang dewasa.

3. Memengaruhi kondisi mental

Bahaya gadget berikutnya yang harus diwaspadai adalah munculnya masalah mental seperti kesepian, depresi, kecemasan dan perubahan suasana hati. Bahkan, paparan gadget secara berlebihan bisa meningkatkan autisme dan ADHD pada anak.

Seorang anak yang menghabiskan 7 jam atau lebih untuk bermain gadget memiliki emosi yang tidak stabil. Kondisi inilah yang bisa meningkatkan depresi dan kecemasan.

4. Terganggunya waktu tidur

Saat seorang anak memiliki waktu tidur yang terbatas, dampaknya adalah menurunnya kemampuan untuk fokus. Siklus tidur yang tidak baik bisa membuat anak mudah mengantuk di siang hari. Padahal, waktu tidur yang cukup sangat dibutuhkan dalam tumbuh kembang anak.

5. Anak lebih agresif

Gadget berisiko menimbulkan sifat agresif jika seorang anak terpapar game atau video di internet yang penuh dengan kekerasan. Sifat agresif juga bisa muncul jika orang tua ingin membatasi penggunaan gadget. Kondisi ini akan memengaruhi keterampilannya dalam berpikir dan mengendalikan emosi.

6. Menurunnya kemampuan psikomotorik

Bahaya gadget pada anak berikutnya adalah menurunnya kemampuan psikomotorik. Seorang anak yang banyak menghabiskan waktu dengan gadget tidak bisa mengeksplor seluruh bakat psikomotorik yang dimilikinya.

Padahal, sering melakukan aktivitas fisik dapat mengembangkan kemampuan otak kanannya. Selain itu, ketika anak bermain dengan teman sebayanya, ia juga akan mengasah keterampilan sosialnya.

Seorang anak yang mulai kecanduan gawai akan terbiasa mendapatkan kesenangan dengan pola satu arah. Hal ini mengakibatkannya suka bermain sendiri dengan gadgetnya dibanding bermain dengan teman-temannya.

7. Memicu obesitas

Memiliki kaitan dengan penjelasan sebelumnya, obesitas adalah dampak lanjutan dari menurunnya kemampuan psikomotorik. Saat seorang anak sudah menghabiskan banyak waktu di depan layar gadget, hal itu otomatis akan membuat aktivitias fisik terbatas, di mana hal ini berisiko membuat anak kelebihan berat badan.

8. Menurunnya kemampuan kognitif

Bahaya gadget berikut ini cukup mengkhawatirkan karena bisa memengaruhi kemampuan kognitif seorang anak. Jika Anda membiarkan anak bermain gadget lebih dari 2 jam, hal itu bisa menurunkan kemampuan kognitifnya.

Kondisi ini bisa terjadi karena pada umumnya anak akan lebih senang dengan gadget daripada belajar, sehingga kemampuan akademiknya bisa menurun.

Pada akhirnya, Anda tidak boleh menganggap sepele bahaya gadget bagi anak ini, karena lama tidaknya anak bermain gadget bisa memengaruhi kemampuan otaknya dalam berpikir.

9. Membutuhkan waktu lebih lama untuk melakukan aktivitas baru

Seorang anak yang banyak menghabiskan waktunya di depan gadget ternyata membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mengenali setiap aktivitas baru. Guna membuat suatu aktivitas lebih efisien, Anda harus membatasi penggunaan gadget pada anak.

10. Jarang berolahraga

Membiarkan anak bermain dengan gadget atau komputernya sepanjang hari membuat anak tidak mendapatkan aktivitas fisik yang cukup. Tidak hanya baik untuk membangun otot, olahraga juga berguna untuk menjaga kesehatan otak.

Bahaya gadget ini bisa dicegah apabila Anda membiasakan anak untuk melakukan aktivitas fisik. Sebuah penelitian mengungkapkan, anak-anak yang melakukan latihan fisik secara teratur mendapatkan nilai akademik yang lebih tinggi dibanding anak yang jarang melakukan aktivitas fisik.

11. Terkena radiasi terlalu banyak

Bahaya gadget pada anak yang terakhir ini juga bisa menyerang orang dewasa karena paparan radiasi yang ditimbulkannya. Meski radiasi gadget bisa dikaitkan dengan kanker, klaim terhadap hal ini masih membutuhkan penelitian lanjutan. Meski begitu, pembatasan penggunaan gadget pada anak-anak adalah sesuatu yang penting untuk dilakukan.

Oleh karena itu, batasi penggunaan gadget pada anak setidaknya 1 jam sebelum tidur. Kurangi intensitas bermain gadget dengan memperbanyak aktivitas-aktivitas di luar ruangan.

Nah, itulah beberapa bahaya gadget yang bisa terjadi pada anak. Jika Anda masih memiliki kebiasaan memberikan gadget, langkah penting agar bahaya gadget bagi anak seperti di atas tidak terjadi adalah dengan membatasi penggunannya.




Lidah Gatal Saat Makan Nanas, Berbahaya atau Tidak?



nanas-doktersehat
Photo Source: Flickr/kylemcdonald

MediNetiz– Salah satu buah yang digemari masyarakat Indonesia adalah nanas. Tak hanya dimakan langsung, nanas sering ditemukan sebagai campuran rujak atau bahkan dijadikan jus. Bahkan, beberapa makanan seperti salad dan pizza juga menambahkan nanas demi membuatnya memiliki rasa yang lebih nikmat. Hanya saja, jika dicermati, kita akan merasakan sensasi tidak nyaman seperti gatal-gatal pada lidah dan bibir saat memakannya. Apakah hal ini berbahaya?

Penyebab sensasi gatal pada mulut saat makan nanas

Ada banyak sekali jenis sayuran dan buah-buahan yang bisa kita konsumsi. Sebagian di antaranya memiliki kandungan enzim yang bisa membantu tubuh memecah kandungan dari makanan seperti protein, lemak, atau karbohidrat. Hanya saja, terkadang keberadaan enzim-enzim ini juga bisa menyebabkan datangnya efek samping.

Di dalam nanas, terdapat kandungan enzim bromelain yang sebenarnya memiliki kemampuan untuk memecah protein. Hanya saja, kandungan enzim ini bisa menyebabkan sensasi gatal-gatal pada bibir atau lidah. Memang, sensasi gatal-gatal ini biasanya terasa ringan, namun cukup banyak yang mengaku tidak nyaman dengan kondisi ini.

Enzim bromelain bisa ditemukan di hampir seluruh bagian nanas, namun konsentrasi paling banyak ada di bagian tengah buah dengan warna cerah ini. Bagian ini biasanya yang paling terasa berserat dan keras meskipun masih bisa dikonsumsi sebagaimana bagian nanas lainnya.

Sebagian orang menyebut keberadaan air liur di dalam mulut bisa membantu meredakan sensasi gatal-gatal ini. Hal ini berarti, kita tidak perlu khawatir saat merasakannya saat makan nanas karena tidak akan menyebabkan dampak yang berbahaya.

Bisakah mencegah munculnya rasa gatal sebelum makan nanas?

Ada sebagian orang yang sengaja mengupas kulit nanas dan membiarkannya seharian karena menganggapnya bisa menghilangkan efek gatal-gatal saat mengonsumsinya. Hanya saja, pakar kesehatan menyebut belum ada penelitian yang membuktikan bahwa tindakan ini memang terbukti cukup ampuh mencegah sensasi gatal.

Hanya saja, jika kita mengolah nanas seperti menghangatkannya atau memasaknya menjadi campuran makanan lainnya, akan memicu reaksi pada enzim bromelain ini. Hal ini diperkirakan bisa mencegah masalah gatal-gatal pada mulut saat mengonsumsinya.

Selain itu, jika kita mengolahnya menjadi smoothie, sensasi gatal-gatal saat makan nanas juga bisa dicegah.

Berbagai manfaat kesehatan makan nanas

Selain rasanya yang menyegarkan, pakar kesehatan menyebut ada berbagai manfaat kesehatan yang bisa didapatkan jika kita rutin makan nanas.

Berikut adalah berbagai manfaat kesehatan tersebut.

  1. Memperkuat sistem kekebalan tubuh

Nanas termasuk dalam buah dengan kandungan vitamin C yang sangat tinggi. Kandungan ini bisa semakin memperkuat sistem kekebalan tubuh. Kandungan antioksidannya yang sangat tinggi juga akan membuat tubuh lebih baik dalam melawan paparan buruk radikal bebas penyebab penyakit dan penuaan dini.

Pakar kesehatan lebih menyarankan konsumsi nanas secara langsung, dijadikan jus, atau dicampur dengan yoghurt.

  1. Baik bagi kesehatan jantung

Di dalam nanas terdapat kandungan potasium yang tinggi. Kandungan ini bisa membantu mengendalikan tekanan darah dan menurunkan risiko terkena hipertensi. Selain itu, keberadaan kandungan vitamin C di dalamnya yang sangat tinggi juga bisa memperbaiki kesehatan pembuluh darah dan menurunkan risiko terkena kolesterol tinggi.

  1. Baik untuk program diet

Nanas termasuk dalam buah yang sangat baik bagi program diet atau penurunan berat badan. Kandungan seratnya yang tinggi bisa melancarkan pencernaan sekaligus merangsang proses pembakaran lemak di dalam tubuh.

  1. Baik bagi kesehatan mata

Kandungan vitamin A yang sangat tinggi di dalam nanas bisa membantu menyehatkan mata dan mencegah datangnya gangguan penglihatan.




11 Manfaat Buah Lontar Ini Tak Disangka!



manfaat-buah-lontar-doktersehat

MediNetiz – Nama buah lontar tentunya sudah tidak asing lagi di telinga Anda, bukan? Seringkali kita menemukan pedagang yang khusus menjual buah ini dalam bentuk minuman segar. Nah, jika Anda merupakan penggemar buah lontar, beruntunglah karena buah lontar ini mengandung banyak sekali manfaat bagi kesehatan tubuh. Lantas, apa saja manfaat buah lontar tersebut? Simak informasinya berikut ini.

Buah Lontar dan Kandungan Nutrisinya

Buah lontar (Borassus flabeliffer) adalah buah yang masuk ke dalam golongan palma. Buah yang memiliki nama lain ‘siwalan’ ini banyak tumbuh di daerah tropis, dan wilayah Asia Selatan juga Asia Tenggara menjadi habitat utama dari pohon lontar tersebut. Di Indonesia sendiri, pohon lontar dapat ditemui di sejumlah daerah mulai dari Jawa, Bali, Sulawesi, hingga Nusa Tenggara.

Buah lontar atau siwalan yang rupanya mirip dengan kolang-kaling ini merupakan buah yang mengandung segudang manfaat bagi kesehatan tubuh. Manfaat buah lontar bagi tersebut tak lepas dari kandungan sejumlah nutrisi dan vitamin, seperti:

  • Serat
  • Karbohidrat
  • Protein
  • Kalsium
  • Kalium
  • Fosfor
  • Seng
  • Vitamin A, B, dan C

Sudah bisa dibayangkan manfaat apa saja yang bisa Anda peroleh dengan mengonsumsi buah lontar secara rutin, bukan?

Manfaat Buah Lontar bagi Kesehatan yang Tak Terduga

Selain menyegarkan (apalagi jika dijadikan minuman), buah lontar mengandung banyak manfaat terkait kesehatan tubuh. Berikut ini adalah daftar manfaat buah lontar bagi kesehatan yang perlu Anda ketahui.

1. Merawat Sistem Pencernaan

Sebagai buah yang mengandung serat, tak heran manfaat buah lontar adalah untuk merawat kesehatan sistem pencernaan, juga mengatasi sejumlah masalah pada sistem pencernaan seperti sembelit dan diare.

Seperti yang sudah kita ketahui, serat adalah zat yang memiliki fungsi utama untuk memperlancar sistem pencernaan. Serat peptin misalnya. Serat ini—bersama dengan bakteri baik pada usus—bertugas untuk membentuk asam lemak rantai pendek, yang mana asam lemak ini nantinya akan meregenerasi sel-sel yang ada di dalam usus.

Pelbagai masalah pada sistem pencernaan umumnya lebih disebabkan oleh kurangnya asupan serat ke dalam tubuh, sehingga pastikan asupan serat ke dalam tubuh tetap terpenuhi, salah satunya dengan mengonsumsi buah lontar ini.

2. Mencegah Dehidrasi

Kandungan air yang tinggi pada buah lontar, yakni mencapai 90 persen, menghasilkan manfaat buah lontar untuk mencegah tubuh agar tidak kekurangan cairan atau dehidrasi.

Guna fungsi tubuh secara keseluruhan dapat berjalan optimal, tubuh memerlukan asupan cairan yang memadai. Dengan mengonsumsi buah lontar secara rutin, Cairan tubuh yang hilang akan senantiasa tergantikan sehingga tubuh bebas dari kondisi dehidrasi yang tentu saja akan sangat mengganggu.

3. Merawat Fungsi Hati dan Ginjal

Selain mencegah dehidrasi, tingginya kadar air pada buah lontar atau siwalan menjadikan buah yang satu ini juga efektif dalam merawat fungsi hati dan ginjal, serta mencegah keduanya dari pelbagai penyakit.

Hati dan ginjal adalah 2 (dua) organ vital yang perlu dijaga kesehatannya. Pasalnya, dua organ tersebut berperan dalam proses pengolahan dan pembuangan limbah atau racun tubuh hasil dari makanan yang dikonsumsi. Nah, kandungan mineral fosfor pada buah lontar inilah yang lantas bertugas untuk mengoptimalkan proses pembuangan (ekskresi) tersebut.

4. Menjaga Kesehatan Kulit

Ingin kulit Anda sehat terawatt dan bebas dari sejumlah masalah kulit seperti jerawat maupun gejala penuaan dini? Maka salah satu solusi mudah dan murah untuk mencapai tujuan tersebut adalah dengan mengonsumsi buah lontar.

Manfaat buah lontar untuk menjaga kesehatan kulit ini dihasilkan oleh kandungan vitamin C di dalamnya, yang mana vitamin C tersebut memiliki sifat antioksidan guna melindungi sel-sel kulit dari kerusakan yang dipicu oleh serangan radikal bebas.

5. Mengobati Diabetes

Bagi Anda yang mengidap penyakit gula darah atau diabetes, mengonsumsi buah lontar sangat disarankan. Pasalnya, buah lontar mengandung glikemia dalam jumlah rendah sehingga dapat membantu tubuh untuk mengendalikan kadar gula darah.

Tak hanya buahnya, akar pohon lontar apabila diekstraksi juga menghasilkan manfaat buah lontar yang sama, yakni membantu agar kadar gula di dalam darah tetap terkendali.

6. Meningkatkan Kesuburan

Anda para pria, apakah saat ini sedang berencana untuk memiliki momongan? Jika ya, maka rajin-rajinlah mengonsumsi buah lontar agar istri cepat hamil. Manfaat buah lontar untuk pria dipercaya bisa meningkatkan, baik kualitas maupun kuantitas sperma.

Memang, belum ada studi yang secara khusus meneliti manfaat buah lontar untuk kesuburan pria ini. Namun, tak ada salahnya jika Anda turut memasukkan buah lontar ke dalam menu sehat sehari-hari selama program hamil. Tentunya harus diimbangi dengan konsumsi makanan bergizi lainnya juga, ya.

7. Mengobati Disfungsi Ereksi

Manfaat buah lontar untuk pria yang juga dipercaya banyak kalangan adalah, bisa mengatasi disfungsi ereksi atau impotensi.

Namun sama seperti klaim manfaat buah lontar untuk kesuburan pria, manfaat buah lontar yang satu ini juga masih diragukan kebenarannya mengingat belum adanya studi yang menelitinya.

8. Antibiotik

Buah lontar juga dikenal sebagai antibiotik alami. Kandungan enzimdi dalam buah segar ini menurut sejumlah penelitian cukup efektif dalam menghambat pertumbuhan mikroorganisme jahat seperti virus dan bakteri yang mengancam kesehatan tubuh.

Selain itu, lontar juga turut serta memaksimalkan kinerja probiotik atau bakteri ‘baik’ dalam melawan bakteri jahat.

9. Antioksidan

Seperti yang tadi sudah dijelaskan, buah lontar kaya akan kandungan zat antioksidan. Hal ini lantas menghasilkan manfaat buah lontar untuk mencegah stres oksidatif di dalam tubuh, yang mana kondisi tersebut bisa berujung pada kerusakan sel-sel tubuh.

Kerusakan sel-sel tubuh tentu saja merupakan sesuatu hal yang harus dihindari karena dampaknya bisa memunculkan sel-sel abnormal yang berpotensi menjadi tumor, bahkan bisa berkembang menjadi sel kanker nan berbahaya.

10. Sumber Energi

Kendati kandungan gula di dalam buah lontar tergolong sedikit, namun hal ini sudah cukup untuk menjadikan buah siluwan sebagi sumber energi yang baik bagi tubuh.

Sebagaimana diketahui, gula adalah salah satu komponen yang dibutuhkan oleh tubuh sebagai ‘bahan bakar’ agar tubuh dapat menjalankan fungsinya dengan baik.

11. Menghilangkan Stres

Manfaat buah lontar yang juga tak kalah penting adalah untuk menghilangkan stres. Sensasi segar yang dihasilkan oleh buah lontar (apalagi jika dikonsumsi dalam bentuk minuman dingin) secara tidak langsung turut memengaruhi suasana hati atau mood menjadi lebih baik dan bersemangat.

Hal ini tak lepas dari kandungan vitamin C di dalamnya. Menurut penelitian, vitamin C efektif dalam meningkatkan mood pasien rawat inap. Hal yang sama bisa saja berlaku untuk siapapun yang mengonsumsi vitamin C secara rutin.

Cobalah konsumsi buah lontar manakala Anda tengah dilanda rasa stres dan buktikan khasiatnya.

Itu dia daftar manfaat buah lontar bagi kesehatan yang perlu Anda ketahui. Sekarang, tidak ada alasn lagi untuk enggan mengonsumsi buah yang satu ini. Bukan? Selamat mencoba dan dan semoga bermanfaat!




13 Makanan Penambah Darah (Solusi Atasi Anemia)


makanan-penambah-darah-doktersehat

MediNetiz – Apakah tubuh Anda mudah merasa lelah dan lemas? Atau, kepala sering merasa pusing? Jika ya, maka hal ini bisa jadi pertanda tubuh kekurangan darah atau biasa kita kenal sebagai anemia. Anemia adalah kondisi di mana jumlah sel darah merah di dalam tubuh berada di bawah normal. Guna mengatasi hal ini, mengonsumsi makanan penambah darah adalah salah satu solusi ampuh, apa sajakah?

Penyebab Tubuh Kekurangan Darah (Anemia)

Darah memiliki peran yang sangat vital bagi keberlangsungan fungsi tubuh. Bagaimana tidak? Darah inilah yang bertugas mengantarkan nutrisi, vitamin, dan juga oksigen menuju organ-organ tubuh sehingga organ-organ tersebut dapat menjalankan fungsinya. Adalah hemoglobin, komponen di dalam sel darah merah yang ‘mengemban’ tugas penting tersebut.

Akan tetapi, terdapat kasus di mana produksi hemoglobin di dalam tubuh tidak maksimal yang pada akhirnya menyebabkan penyaluran nutrisi, vitamin, dan oksigen mengalami hambatan. Kondisi ini terjadi akibat kurangnya asupan zat besi ke dalam tubuh. Ya, zat besi adalah mineral yang berfungsi untuk memproduksi hemoglobin, sehingga tak heran kekurangan zat besi berimbas pada kondisi kekurangan darah (anemia).

Daftar Makanan Penambah Darah (Sehat dan Enak)

Kekurangan darah (anemia) bukanlah kondisi yang menyenangkan dan hal ini tentu saja bisa mengganggu aktivitas Anda sehari-hari. Salah satu cara mengatasi anemia yang mudah dan efektif adalah dengan mengonsumsi makanan penambah darah yang mengandung zat besi dalam jumlah banyak.

Berikut ini pilihan makanan penambah darah yang patut untuk Anda konsumsi.

1. Bayam

Bayam adalah jenis sayuran yang layak untuk Anda konsumsi guna mencegah atau mengatasi penyakit anemia. Pasalnya, makanan penambah darah yang satu ini mengandung zat yang dibutuhkan untuk memproduksi hemoglobin, apalagi kalau bukan zat besi.

Setengah gelas bayam diklaim mengandung sekitar 12 miligram (mg) zat besi. Jumlah ini memenuhi hampir 50 persen dari total kebutuhan zat besi harian bagi tubuh.

Tak hanya itu, bayam juga diperkaya dengan asam folat di dalamnya, yang mana asam folat (vitamin B9) ini berfungsi untuk menambah jumlah sel darah merah.

2. Brokoli

Jenis sayuran lainnya yang juga termasuk ke dalam daftar makanan penambah darah terbaik adalah brokoli. Dikatakan demikian karena ternyata, brokoli juga mengandung zat besi dan asam folat dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan zat besi dan asam folat harian.

Selain itu, kandungan vitamin C di dalam brokoli juga efektif untuk membantu tubuh dalam menyerap zat besi sehingga mineral ini dapat menjalankan tugasnya dengan optimal.

3. Kacang Hijau

Apakah Anda gemar mengonsumsi kacang hijau? Jika ya, maka hal ini merupakan kebiasaan yang bagus. Kacang hijau adalah makanan penambah darah yang sama seperti brokoli, mengandung zat besi dan asam folat, serta vitamin C yang membantu penyerapan zat besi secara optimal.

Selain ketiga nutrisi dan vitamin di atas, kacang hijau juga diperkaya oleh sejumlah zat bergizi lainnya, seperti vitamin A, vitamin B6, kalium, kalsium, magnesium, dan natrium.

4. Jambu Biji

Sepertinya sudah bukan hal yang asing lagi ketika menyebut nama buah jambu biji sebagai makanan penambah darah. Buah yang satu ini kerap digunakan sebagai ‘obat’ tradisional untuk menambah darah, seperti pada penderita penyakit demam berdarah (DB).

Manfaat jambu biji dalam meningkatkan jumlah sel darah merah dikarenakan kandungan zat besinya yang tinggi, pun vitamin C sehingga proses penyerapan zat besi dapat berlangsung optimal.

5. Buah Naga

Jangan lupakan juga buah yang satu ini. Buah naga adalah buah yang diperkaya oleh semua zat yang diperlukan tubuh untuk memaksimalkan produksi sel darah merah, seperti zat besi, fosfor, dan tidak ketinggalan kalium.

Jadi bagi Anda yang merasa tubuhnya akhir-akhir ini sering merasa lemas dan pusing, cobalah mengonsumsi buah naga secara rutin dan buktikan khasiatnya.

6. Kismis

Pada setiap 2/3 gram buah kismis, terdapat kurang lebih 2 gram (gr) zat besi. Hal ini menjadikannya sebagai salah satu makanan penambah darah yang layak untuk Anda konsumsi secara rutin demi mencegah diri dari anemia.

Apabila Anda tidak suka memakan buah ini secara langsung, padukan saja dengan makanan lainnya seperti sereal, oatmeal, pudding, atau kue tart agar lebih menggugah selera.

7. Jeruk

Buah jeruk identik dengan vitamin C. Hal ini tentu saja benar adanya. Namun, Anda juga harus tahu bahwa jeruk adalah buah yang kaya akan kandungan zat bergizi lainnya, termasuk zat besi dan asam folat.

Oleh sebab itu, buah ini juga patut untuk Anda konsumsi guna meningkatkan jumlah sel darah merah di dalam tubuh. Asam folat pada buah jeruk berfungsi untuk mengikat oksigen, yang mana hal ini membantu proses pembentukan sel darah merah agar bisa lebih cepat.

8Oatmeal

Makanan yang biasa disajikan sebagai menu sarapan ini faktanya juga baik untuk meningkatkan jumlah sel darah merah. Satu cangkir oatmeal mengandung sekitar 3 miligram (mg) zat besi. Terlebih jika Anda mengonsumsi oatmeal dengan topping buah-buahan seperti jeruk dan kismis, maka asupan zat besi yang masuk ke dalam tubuh akan semakin banyak.

Selain zat besi, oatmeal juga mengandung sejumlah nutrisi penting lainnya bagi tubuh, seperti kalsium dan vitamin A.

9. Daging Merah

Daging merah seperti daging sapi dan kambing adalah makanan penambah darah yang umum kita konsumsi. Keduanya mengandung sekitar 2,7 miligram (mg) zat besi untuk setiap 100 gram (gr), yang mana jumlah ini sudah cukup untuk memenuhi 15 persen dari total angka kebutuhan zat besi harian bagi tubuh.

Namun yang perlu diperhatikan, baiknya konsumsi daging merah pada bagian yang tidak memiliki lemak. Pasalnya, daging tanpa lemak lebih menyehatkan bagi tubuh ketimbang bagian lainnya yang berlemak.

10. Daging Ayam

Selain daging merah, daging ayam juga merupakan sumber zat besi dan protein, menjadikannya makanan penambah darah yang sudah selayaknya masuk ke dalam daftar menu makanan Anda sehari-hari.

Mengonsumsi 100 gram (gr) daging ayam maupun daging unggas lainnya seperti bebek dan burung sudah mencukupi 13 persen dari total kebutuhan zat besi harian Anda. Sama seperti daging merah, baiknya pilihlah bagian daging ayam yang tidak memiliki lemak agar lebih sehat.

11. Makanan Laut (Seafood)

Menyebut makanan laut (seafood) sebagai makanan penambah darah terbaik rasanya tidak berlebihan. Pasalnya, seafood memang mengandung banyak sekali zat besi di dalamnya.

Sebut saja tiram dan kerang, yang mana keduanya mengandung tak kurang dari 28 mg zat besi untuk setiap 100 gram-nya. Jumlah ini tentu saja jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan makanan sumber zat besi lainnya sebagaimana ditulis pada poin-poin sebelumnya. Hal ini juga berlaku untuk jenis makanan laut lainnya seperti ikan tuna.

12. Kentang

Makanan pengganti nasi ini selain kaya akan karbohidrat, juga mengandung zat besi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan zat besi harian oleh tubuh.

Akan tetapi, manfaat kentang untuk menambah darah ini bisa Anda peroleh apabila mengonsumsinya dengan cara direbus atau dikukus, alih-alih digoreng maupun dijadikan kripik kentang. Kendati terlihat lebih menggugah selera, namun cara pengolahan seperti itu berpotensi menurunkan kadar zat besi di dalamnya.

13. Kuning Telur

Guna menjaga agar jumlah hemoglobin di dalam darah tetapi ideal, pun mengatasi penyakit anemia yang mungkin sedang Anda alami, mengonsumsi telur ayam terutama di bagian kuning telurnya adalah salah satu yang direkomendasikan.

Kuning telur diperkaya oleh sejumlah zat penting, tak terkecuali zat besi yang berfungsi untuk membantu produksi hemoglobin. Jadi, jangan sungkan untuk mengonsumsi kuning telur secara rutin, ya.

Jenis Zat Besi pada Makanan Penambah Darah

Makanan-makanan di atas mengandung zat besi yang berfungsi untuk menambah jumlah hemoglobin di dalam darah. Pada dasarnya, zat besi terbagi ke dalam 2 (dua) jenis, yaitu:

  • Zat besi heme, yakni jenis zat besi yang terkandung di dalam makanan yang berupa daging hewan (hewani)
  • Zat besi non-heme, yakni jenis zat besi yang terkandung di dalam makanan berupa sayuran, kacang-kacangan, dan sebagainya (nabati)

Keduanya sama-sama berperan penting dalam mengoptimalkan produksi hemoglobin. Akan tetapi, zat besi heme lebih mudah diserap oleh tubuh ketimbang zat besi non-heme. Namun apapun itu, pastikan Anda rajin mengonsumsi makanan-makanan penambah darah di atas agar tubuh terhindar dari yang namanya anemia. Semoga bermanfaat!