Widget HTML (label produk)

Tampilkan postingan dengan label Alternatif & Herbal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Alternatif & Herbal. Tampilkan semua postingan

Cara Mengobati Penyakit Komplikasi Secara Alami


Doktersehat-Cara-Mengobati-Penyakit-Komplikasi-Secara-Alami
Photo Credit: Flickr.com/Matt Saunders

TIPSEHAT – Apa itu komplikasi? komplikasi adalah jenis penyakit gabungan dari beberapa penyakit berat yang ada pada tubuh manusia. Komplikasi bukanlah nama dari suatu penyakit tetapi istilah dari beberapa penyakit yang bersarang di tubuh manusia secara bersamaan.

Mengenal Komplikasi

Dalam dunia kedokteran, komplikasi adalah sebuah perubahan yang tidak dikehendaki dari sebuah penyakit, terapi hingga kondisi kesehatan. Sebuah penyakit baru juga dapat muncul sebagai sebuah komplikasi dari penyakit yang telah ada sebelumnya. Sementara itu, pengobatan medis, seperti obat-obatan dan pembedahan dapat menyebabkan efek samping atau menyebabkan masalah kesehatan baru dari penyakit itu sendiri.

Komplikasi adalah sebuah penyakit yang biasanya merupakan efek dari penyakit tertentu, terlalu banyaknya mengonsumsi obat-obatan kimia atau tindakan medis. Contoh penyakit komplikasi misalnya, penyakit diabetes bisa menimbulkan komplikasi pada jantung, ginjal dan mata.

Selain terjadi pada penyakit diabetes, penyakit komplikasi juga bisa terjadi pada penyakit lainnya seperti ginjal, jantung, hati dan lain-lain. Pengaruh konsumsi obat-obatan adalah salah satu faktor pemicu timbulnya penyakit komplikasi.

baca juga: Agar Tak Sampai Mengalami Komplikasi, Penderita Diabetes Melitus Harus Melakukan Ini

Perlu diketahui bahwa obat-obatan yang mengandung bahan kimia sifatnya hanya menekan gejala dan tidak benar-benar menyembuhkan suatu penyakit, akan tetapi justru penggunaan obat kimia lah yang akan menimbulkan penyakit tambahan.

Bahkan sejumlah dokter mengatakan, efek samping dari obat kimia yang dikonsumsi dapat membuat seluruh badan terasa sakit. Hal ini mengakibatkan penderita sangat tersiksa karena berbagai macam penyakit yang menyerang organ tubuh secara bersamaan.

Penyebab Lain Penyakit Komplikasi

  • Daya tahan tubuh yang rendah.
  • Adanya penyakit yang menjalar ke seluruh tubuh.
  • Ketidakmampuan pembuluh darah dalam menetralisir semua penyakit.

Gejala Penyakit Komplikasi

  • Adanya kelainan pada jantung.
  • Hipertensi (tekanan darah tinggi).
  • Mengalami kebutaan.
  • Adanya gangguan pada pencernaan.
  • Adanya gangguan pada rongga mulut.
  • Mudah terinfeksi oleh virus, bakteri, dan jamur.
  • Hipoglikemia.

Berbagai Macam Penyakit Komplikasi

Sebagai contoh, diabetes merupakan sebuah penyakit komplikasi yang paling banyak memberikan dampak buruk seperti katarak dini, penyakit jantung, stroke, gangguan saraf, gangguan retina mata, hingga gangguan ginjal.

Sementara itu, jika terjadi gangguan pada ginjal, penyaringan menjadi terganggu sehingga cairan tertimbun di tubuh. Hal ini pada akhirnya akan memperberat kerja jantung sehingga jantung harus bekerja lebih keras.

Saat jantung bekerja lebih keras, lama kelamaan jantung akan kelelahan dan mengalami gangguan sehingga fungsinya akan menurun. Jantung yang tidak memompa dengan baik dapat  memperparah timbunan cairan. Cairan akan tertimbun di paru dapat menyebabkan sesak napas. Sering kali diabetes adalah awal dari semua kerusakan ini.

Sementara itu, kadar gula darah yang tinggi juga bisa menyebabkan kerusakan pembuluh darah, terutama yang kecil seperti pada ginjal atau retina.

Biasanya kerusakan ginjal yang ditimbukan oleh diabetes sulit untuk dikembalikan seperti semula, yang bisa dilakukan adalah mengoptimalkan fungsi dan mencegah kerusakan lebih lanjut. Pada stadium akhir, diperlukan cuci darah atau transplantasi ginjal.

Selain itu, salah satu penyakit yang banyak dikaitkan dengan obesitas yaitu diabetes tipe 2. Hubungan antara obesitas dengan diabetes terletak pada resistensi insulin, saat tubuh tidak dapat menggunakan insulin secara efektif, hal itu mengakibatnya kadar gula darah meningkat.

Orang-orang yang mengalami obesitas lebih berisiko mengalami berbagai penyakit komplikasi sebagai berikut :

  • Hipertensi.
  • Periodontitis atau penyakit gusi.
  • Penumpukan lemak pada hati.
  • Penyakit jantung.
  • Stroke.
  • Osteoartritis.
  • Penyakit kandung empedu.
  • Sakit punggung bawah yang kronis.
  • Gangguan kulit seperti infeksi atau peradangan pada lipatan kulit.
  • Sindrom metabolik yaitu perpaduan hipertensi, kadar gula tinggi, trigliserida tinggi, dan kolesterol HDL rendah.

Selain beberapa komplikasi seperti yang dijelaskan di atas, terdapat beberapa kondisi yang bisa terjadi pada tubuh Anda, di antaranya:

  • Keguguran

Kadar gula darah yang tinggi dapat membahayakan tubuh terutama pada wanita hamil dan janinnya. Risiko keguguran dan kelahiran mati akan meningkat jika diabetes gestasional tidak segera ditangani.

Meningkatknya kadar gula di awal kehamilan juga bisa meningkatkan risiko bayi terlahir cacat. Wanita hamil yang menderita diabetes dianjurkan untuk memantau kadar gula darahnya secara teratur.

  • Disfungsi seksual

Pada penderita diabetes wanita, komplikasi ini mungkin berupa kepuasan seksual yang menurun, kurangnya gairah seks, vagina yang kering, atau gagal mencapai orgasme. Sementara kerusakan pembuluh darah halus serta saraf pada penderita diabetes pria dapat mengakibatkan disfungsi ereksi.

  • Masalah pada kaki

Neuropati atau terhambatnya aliran darah pada kaki penderita diabetes bisa meningkatkan risiko komplikasi kesehatan kaki yang biasanya terlambat disadari. Sekitar 10 persen penderita diabetes mengalami infeksi serius akibat luka atau goresan kecil pada kaki. Gejala komplikasi kaki yang harus diwaspadai adalah luka yang tidak kunjung sembuh, , kulit yang terasa panas saat disentuh, serta pembengkakan

  • Kerusakan retina

Retinopati muncul saat terjadi masalah pada pembuluh darah di retina yang dapat mengakibatkan kebutaan jika dibiarkan. Glaukoma dan katarak juga termasuk komplikasi yang mungkin terjadi pada penderita diabetes.

  • Kerusakan ginjal

Ginjal memiliki jutaan pembuluh darah halus yang menyaring limbah dari darah. Jika pembuluh darah halus tersebut tersumbat atau bocor, kinerja ginjal Anda bisa menurun. Rusaknya ginjal ini dapat menyebabkan gagal ginjal yang membuat seseorang perlu menjalankan proses cuci darah (dialisis) hingga transplantasi ginjal.

  • Kerusakan saraf atau neuropati

Meningkatnya kadar gula secara berlebihan dapat merusak pembuluh darah halus dan saraf. Kondisi ini bisa menyebabkan munculnya sensasi kesemutan atau perih yang biasa berawal dari ujung jari tangan dan kaki, lalu menyebar ke bagian tubuh lain. Neuropati pada sistem pencernaan dapat memicu konstipasi, mual, muntah, atau diare.

Pengobatan Alami Penyakit Komplikasi

Hasil penelitian menunjukkan ekstrak kulit manggis mempunyai aktivitas melawan sel kanker yang ditimbulkan dari penyakit komplikasi. Selain itu, ekstrak kulit manggis juga digunakan untuk antihistamin, antiinflamasi, menekan sistem saraf pusat, dan tekanan darah, serta antiperadangan.

Kulit buah manggis mengandung antosianin seperti cyanidin-3-sophoroside dan cyanidin-3-glucoside. Selain itu, manfaat lain ekstrak kulit manggis dapat digunakan sebagai peluruh dahak, mengobati sakit gigi dan sariawan, disentri, nyeri urat, hingga sembelit.


Sementara buahnya bisa digunakan untuk mengobati diare, radang amandel, keputihan, disentri, dan luka. Meski terbuat dari bahan alami, obat herba tidak selalu aman dikonsumsi. Begitu pula dengan ekstrak kulit manggis. Selain itu, tidak semua penyakit komplikasi dapat disembuhkan dengan ekstrak manggis.

Jika Anda ragu untuk mengonsumsinya, konsultasi dengan dokter terlebih dahulu, termasuk obat herba yang sering dianggap obat alami.




11 Manfaat Buah Lontar Ini Tak Disangka!



manfaat-buah-lontar-doktersehat

MediNetiz – Nama buah lontar tentunya sudah tidak asing lagi di telinga Anda, bukan? Seringkali kita menemukan pedagang yang khusus menjual buah ini dalam bentuk minuman segar. Nah, jika Anda merupakan penggemar buah lontar, beruntunglah karena buah lontar ini mengandung banyak sekali manfaat bagi kesehatan tubuh. Lantas, apa saja manfaat buah lontar tersebut? Simak informasinya berikut ini.

Buah Lontar dan Kandungan Nutrisinya

Buah lontar (Borassus flabeliffer) adalah buah yang masuk ke dalam golongan palma. Buah yang memiliki nama lain ‘siwalan’ ini banyak tumbuh di daerah tropis, dan wilayah Asia Selatan juga Asia Tenggara menjadi habitat utama dari pohon lontar tersebut. Di Indonesia sendiri, pohon lontar dapat ditemui di sejumlah daerah mulai dari Jawa, Bali, Sulawesi, hingga Nusa Tenggara.

Buah lontar atau siwalan yang rupanya mirip dengan kolang-kaling ini merupakan buah yang mengandung segudang manfaat bagi kesehatan tubuh. Manfaat buah lontar bagi tersebut tak lepas dari kandungan sejumlah nutrisi dan vitamin, seperti:

  • Serat
  • Karbohidrat
  • Protein
  • Kalsium
  • Kalium
  • Fosfor
  • Seng
  • Vitamin A, B, dan C

Sudah bisa dibayangkan manfaat apa saja yang bisa Anda peroleh dengan mengonsumsi buah lontar secara rutin, bukan?

Manfaat Buah Lontar bagi Kesehatan yang Tak Terduga

Selain menyegarkan (apalagi jika dijadikan minuman), buah lontar mengandung banyak manfaat terkait kesehatan tubuh. Berikut ini adalah daftar manfaat buah lontar bagi kesehatan yang perlu Anda ketahui.

1. Merawat Sistem Pencernaan

Sebagai buah yang mengandung serat, tak heran manfaat buah lontar adalah untuk merawat kesehatan sistem pencernaan, juga mengatasi sejumlah masalah pada sistem pencernaan seperti sembelit dan diare.

Seperti yang sudah kita ketahui, serat adalah zat yang memiliki fungsi utama untuk memperlancar sistem pencernaan. Serat peptin misalnya. Serat ini—bersama dengan bakteri baik pada usus—bertugas untuk membentuk asam lemak rantai pendek, yang mana asam lemak ini nantinya akan meregenerasi sel-sel yang ada di dalam usus.

Pelbagai masalah pada sistem pencernaan umumnya lebih disebabkan oleh kurangnya asupan serat ke dalam tubuh, sehingga pastikan asupan serat ke dalam tubuh tetap terpenuhi, salah satunya dengan mengonsumsi buah lontar ini.

2. Mencegah Dehidrasi

Kandungan air yang tinggi pada buah lontar, yakni mencapai 90 persen, menghasilkan manfaat buah lontar untuk mencegah tubuh agar tidak kekurangan cairan atau dehidrasi.

Guna fungsi tubuh secara keseluruhan dapat berjalan optimal, tubuh memerlukan asupan cairan yang memadai. Dengan mengonsumsi buah lontar secara rutin, Cairan tubuh yang hilang akan senantiasa tergantikan sehingga tubuh bebas dari kondisi dehidrasi yang tentu saja akan sangat mengganggu.

3. Merawat Fungsi Hati dan Ginjal

Selain mencegah dehidrasi, tingginya kadar air pada buah lontar atau siwalan menjadikan buah yang satu ini juga efektif dalam merawat fungsi hati dan ginjal, serta mencegah keduanya dari pelbagai penyakit.

Hati dan ginjal adalah 2 (dua) organ vital yang perlu dijaga kesehatannya. Pasalnya, dua organ tersebut berperan dalam proses pengolahan dan pembuangan limbah atau racun tubuh hasil dari makanan yang dikonsumsi. Nah, kandungan mineral fosfor pada buah lontar inilah yang lantas bertugas untuk mengoptimalkan proses pembuangan (ekskresi) tersebut.

4. Menjaga Kesehatan Kulit

Ingin kulit Anda sehat terawatt dan bebas dari sejumlah masalah kulit seperti jerawat maupun gejala penuaan dini? Maka salah satu solusi mudah dan murah untuk mencapai tujuan tersebut adalah dengan mengonsumsi buah lontar.

Manfaat buah lontar untuk menjaga kesehatan kulit ini dihasilkan oleh kandungan vitamin C di dalamnya, yang mana vitamin C tersebut memiliki sifat antioksidan guna melindungi sel-sel kulit dari kerusakan yang dipicu oleh serangan radikal bebas.

5. Mengobati Diabetes

Bagi Anda yang mengidap penyakit gula darah atau diabetes, mengonsumsi buah lontar sangat disarankan. Pasalnya, buah lontar mengandung glikemia dalam jumlah rendah sehingga dapat membantu tubuh untuk mengendalikan kadar gula darah.

Tak hanya buahnya, akar pohon lontar apabila diekstraksi juga menghasilkan manfaat buah lontar yang sama, yakni membantu agar kadar gula di dalam darah tetap terkendali.

6. Meningkatkan Kesuburan

Anda para pria, apakah saat ini sedang berencana untuk memiliki momongan? Jika ya, maka rajin-rajinlah mengonsumsi buah lontar agar istri cepat hamil. Manfaat buah lontar untuk pria dipercaya bisa meningkatkan, baik kualitas maupun kuantitas sperma.

Memang, belum ada studi yang secara khusus meneliti manfaat buah lontar untuk kesuburan pria ini. Namun, tak ada salahnya jika Anda turut memasukkan buah lontar ke dalam menu sehat sehari-hari selama program hamil. Tentunya harus diimbangi dengan konsumsi makanan bergizi lainnya juga, ya.

7. Mengobati Disfungsi Ereksi

Manfaat buah lontar untuk pria yang juga dipercaya banyak kalangan adalah, bisa mengatasi disfungsi ereksi atau impotensi.

Namun sama seperti klaim manfaat buah lontar untuk kesuburan pria, manfaat buah lontar yang satu ini juga masih diragukan kebenarannya mengingat belum adanya studi yang menelitinya.

8. Antibiotik

Buah lontar juga dikenal sebagai antibiotik alami. Kandungan enzimdi dalam buah segar ini menurut sejumlah penelitian cukup efektif dalam menghambat pertumbuhan mikroorganisme jahat seperti virus dan bakteri yang mengancam kesehatan tubuh.

Selain itu, lontar juga turut serta memaksimalkan kinerja probiotik atau bakteri ‘baik’ dalam melawan bakteri jahat.

9. Antioksidan

Seperti yang tadi sudah dijelaskan, buah lontar kaya akan kandungan zat antioksidan. Hal ini lantas menghasilkan manfaat buah lontar untuk mencegah stres oksidatif di dalam tubuh, yang mana kondisi tersebut bisa berujung pada kerusakan sel-sel tubuh.

Kerusakan sel-sel tubuh tentu saja merupakan sesuatu hal yang harus dihindari karena dampaknya bisa memunculkan sel-sel abnormal yang berpotensi menjadi tumor, bahkan bisa berkembang menjadi sel kanker nan berbahaya.

10. Sumber Energi

Kendati kandungan gula di dalam buah lontar tergolong sedikit, namun hal ini sudah cukup untuk menjadikan buah siluwan sebagi sumber energi yang baik bagi tubuh.

Sebagaimana diketahui, gula adalah salah satu komponen yang dibutuhkan oleh tubuh sebagai ‘bahan bakar’ agar tubuh dapat menjalankan fungsinya dengan baik.

11. Menghilangkan Stres

Manfaat buah lontar yang juga tak kalah penting adalah untuk menghilangkan stres. Sensasi segar yang dihasilkan oleh buah lontar (apalagi jika dikonsumsi dalam bentuk minuman dingin) secara tidak langsung turut memengaruhi suasana hati atau mood menjadi lebih baik dan bersemangat.

Hal ini tak lepas dari kandungan vitamin C di dalamnya. Menurut penelitian, vitamin C efektif dalam meningkatkan mood pasien rawat inap. Hal yang sama bisa saja berlaku untuk siapapun yang mengonsumsi vitamin C secara rutin.

Cobalah konsumsi buah lontar manakala Anda tengah dilanda rasa stres dan buktikan khasiatnya.

Itu dia daftar manfaat buah lontar bagi kesehatan yang perlu Anda ketahui. Sekarang, tidak ada alasn lagi untuk enggan mengonsumsi buah yang satu ini. Bukan? Selamat mencoba dan dan semoga bermanfaat!




12 Cara Menghilangkan Flek Hitam di Wajah



cara-mengatasi-flek-hitam-doktersehat

MediNetiz – Cara menghilangkan flek hitam banyak sekali dicari anak muda dan remaja yang mengalami masalah kepercayaan diri karena jerawat pada wajahnya. Di samping membuat tampilan wajah menjadi lebih kusam dan kurang segar, jerawat pun bisa membekas dan memberikan flek-flek hitam yang bisa bertahan hingga waktu yang sangat lama.

Cara Menghilangkan Flek Hitam Bekas Jerawat

Adanya flek-flek hitam bekas jerawat tentu bisa memengaruhi kepercayaan diri dengan signifikan. Nah, Teman Sehat! beruntung kini ada beberapa cara alami dan produk topikal yang bisa kita lakukan untuk menghilangkan flek-flek hitam tersebut. Berikut ini 12 cara menghilangkan flek hitam di wajah yang bisa kalian lakukan:

1. Madu

Banyak orang yang memilih untuk memakai obat-obatan, khususnya obat oles demi menghilangkan berbagai masalah flek hitam akibat jerawat ini. Padahal, kita juga bisa memakai cara alami yakni dengan memakai madu. Madu sendiri memang memiliki banyak khasiat, baik bagi tubuh dan menghilangkan flek hitam bekas jerawat pada kulit wajah.

Madu memiliki kandungan antibakteri yang mampu memudarkan bekas jerawat yang menghitam. Caranya, oleskan madu pada flek hitam bekas jerawat sesaat sebelum tidur kemudian bersihkan wajah dengan air di pagi hari. Cara ini bisa dilakukan dengan rutin hingga flek hitam berangsur menghilang.

2. Lemon

Anda juga bisa memakai air perasan lemon untuk menghilangkan flek bekas jerawat. Gunakan air perasan satu buah lemon segar dan campurkan dengan satu gelas air. Campuran air dengan perasan lemon bisa kita oleskan ke kulit yang mengalami flek hitam, setelah didiamkan beberapa saat kita bisa membilasnya dengan air. Cara menghilangkan flek hitam di wajah ini diyakini bisa mengangkat sel kulit mati dan menggantinya dengan sel kulit baru yang lebih sehat dan lebih segar.

3. Lidah buaya

Kita juga bisa memakai lidah buaya untuk membersihkan dan membuat kulit wajah lebih sehat. Gunakan batang lidah buaya dan ambil gel dari lidah buaya tersebut untuk dioleskan pada flek hitam bekas jerawat. Setelah didiamkan beberapa saat, bersihkan wajah dengan air dan jika anda melakukan hal ini rutin setiap hari, maka flek hitam jerawat pun segera hilang dan anda tidak akan lagi khawatir dengan tampilan wajah anda karena masalah flek hitam bekas jerawat akan hilang dengan cepat.

4. Yoghurt atau buttermilk

Produk berbahan susu ini mengandung banyak asam laktat, yang dapat mencerahkan dan mengelupas kulit. Anda dapat menggunakan yoghurt atau buttermilk langsung ke kulit Anda seperti masker dan biarkan selama 20 menit sebelum mencucinya. Nah, mudah kan, cara menghilangkan flek hitam bekas jerawat?

5. Cuka sari apel

Kaya akan antioksidan dan mineral, cuka sari apel adalah produk rumahan yang populer digunakan untuk mengobati segala macam penyakit. Mereka yang memiliki jaringan parut dan pigmentasi biasanya menggunakan obat sederhana ini karena asam alfa hidroksi dapat menghilangkan sel kulit mati.

Caranya campurkan cuka sari apel dengan air. Anda dapat menerapkan campuran ini dengan pH seimbang di seluruh wajah yang mengalami flek hitam, sehingga berfungsi sebagai toner. Namun, jika Anda tidak menyukai baunya, biarkan larutan tersebut bertahan selama 20 menit sebelum membilasnya.

6. Kentang

Selain enak dikonsumsi, kentang juga bermanfaat merawat kecantikan kulit. Pati dan gula – komponen kunci dari kentang – dapat mengangkat sel kulit mati dan membantu pertumbuhan sel-sel baru. Vitamin B6, vitamin C, potasium, seng, dan fosfor – mineral yang meremajakan produksi kolagen di kulit Anda, juga ditemukan dalam sayuran akar ini. Kentang adalah gudang berbagai mineral yang bekerja sama untuk memberikan banyak manfaat perawatan kulit.

Ada banyak cara menggunakan kentang untuk menghilangkan bintik-bintik hitam pada wajah. Salah satu cara yang termudah adalah dengan mengiris kentang menjadi irisan tipis. Oleskan sedikit air ke irisan kentang untuk membuatnya basah dan letakkan di area kulit berbintik-bintik gelap. Biarkan irisan kentang selama 10 menit.

7. Buttermilk

Buttermilk adalah cairan asam yang terbuat dari susu sapi, yang bisa digunakan untuk melembutkan adonan tanpa menambahkan banyak lemak.

Pada dasarnya, asam laktat yang ditemukan dalam buttermilk juga merupakan jenis asam alfa hidroksil. Asam laktat dapat membantu mengangkat sel-sel kulit mati dari wajah Anda dan mencerahkan flek hitam.

Sementara itu ada beberapa cara menghilangkan flek hitam di wajah yang membandel, dengan menggunakan beberapa produk topikal, di antaranya:

8. Hidrokuinon

Banyak perawatan topikal di pasar yang menjanjikan untuk menghilangkan flek hitam. Pilih salah satu produk yang mengandung hidrokuinon, agen pemutih yang membantu menghilangkan flek yang aman digunakan pada kulit. Juga dapat menggunakan salah satu yang mengandung asam kojic, yang memiliki sifat mencerahkan kulit.

9. Retinoid

Ini adalah produk kuat yang terbuat dari vitamin A, yang dapat mendorong pergantian sel lebih cepat. Ketika sel-sel kulit tua mati, produk ini membantu pertumbuhan kulit baru.

Caranya dengan mengoleskan tipis-tipis pada lapisan kulit yang mengalami flek hitam. Retinoid juga menghambat produksi melanin (pigmen yang dihasilkan kulit Anda yang menciptakan bintik-bintik gelap atau cokelat).

Jika Anda membeli obat tanpa resep, bahan yang akan Anda temukan disebut “retinol,” merupakan vitamin A yang secara alami terjadi di kulit. Bentuk vitamin A ini tidak sama kuatnya dengan retinoid.

 

Retinoid hanya resep dan termasuk dalam tiga nama ini:

  • Tretinoin, termasuk merek Atralin, Retin-A, Retin-A Micro, dan Renova
  • Tazarotene, seperti merek Tazorac
  • Adapalene, seperti merk Differin

Produk ini 100 kali lebih kuat daripada retinol yang biasa digunakan.

10. Asam salisilat

Anda mungkin pernah mendengar tentang asam salisilat yang digunakan untuk mengobati jerawat, tetapi juga dapat digunakan untuk menyamarkan flek hitam. Asam salisilat bermanfaat melembutkan kulit luar Anda dan kemudian mengelupas. Ini membantu mengangkat sel-sel kulit mati dan memungkinkan sel-sel baru muncul ke permukaan.

11. Asam glycolic

Ini adalah AHA (alpha hydroxy acid) yang berasal dari gula dan bekerja sebagai eksfoliator alami, yang mampu mengelupas kulit mati untuk meningkatkan pertumbuhan sel-sel kulit baru. Dermatolog menyarankan menggunakan produk dengan setidaknya 10% asam glikolat untuk mendapatkan hasilnya.

12. Perawatan medis

Jika Anda ini menghilangkan flek hitam secara cepat, Anda dapat memilih perawatan medis. Perawatan umum untuk flek hitam termasuk chemical peels, mikrodermabrasi, dan terapi laser. Chemical peel dan microdermabrasion membantu regenerasi kulit dengan mengangkat lapisan atas kulit. Terapi laser melibatkan penggunaan berbagai jenis laser yang mengurangi sel melanin pada area tertentu di wajah. Sebaiknya konsultasikan dengan dokter Anda dan tanyakan tentang perawatan mana yang terbaik untuk jenis kulit Anda.

Teman Sehat! Itulah 12 cara menghilangkan flek hitam secara alami maupun dengan produk topikal. Selamat Mencoba.

_

Informasi kesehatan ini telah ditinjau oleh dr. Stephanie Pangestian.




Ingin Cantik, Wanita Ini Minum Urine Anjing



minum_urine_anjing_doktersehat_1
Photo Source: Popculture.com

Inkes – Wanita dari Amerika Serikat bernama Lynn Lew memicu kehebohan di media sosial Facebook. Hal ini disebabkan oleh kebiasaannya meminum urine atau air seni anjingnya sendiri yang ia tunjukkan dalam sebuah video. Menurut wanita yang memang suka dengan hewan ini, air seni anjing mampu mengatasi masalah jerawat dan membuat kulitnya terlihat jauh lebih bercahaya. Bahkan, Lynn menyebut air seni anjing bisa menjadi penyembuh kanker!

Dilansir dari NY Post, wanita yang selalu memakai kosmetik tebal ini menyebut wajahnya kini terlihat sempurna berkat rajin minum air seni anjing. Dalam video yang diunggahnya, terlihat jelas bahwa Lynn langsung menempatkan cangkir plastik tatkala anjingnya akan buang air kecil sehingga air seninya bisa disimpan di cangkir tersebut. Setelahnya, tanpa ragu Lynn meminum air seni tersebut hingga habis dan bahkan menjilati cangkirnya.

“Sebelum mencoba untuk minum air seni anjingku, aku sempat mengalami depresi karena mengalami masalah jerawat yang sangat buruk dan susah untuk disembuhkan. Kini, aku tidak lagi mengalami hal tersebut berkat rajin meminumnya. Di dalam urine anjing terdapat vitamin A dan E yang baik bagi kesehatan kulit dan kaya akan kalsium,” ucap Lynn.

Pakar kesehatan Joy McCarthy menyebutkan bahwa meskipun kerap digunakan sebagai terapi, bisa jadi urine anjing memiliki kandungan beracun atau herbisida. Kandungan ini diduga bisa berasal dari rumput atau antibiotik yang dikonsumsi oleh anjing. Ia pun sama sekali tidak menyarankan siapapun untuk mengikuti apa yang dilakukan oleh Lynn.

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi jerawat, namun apa yang dilakukan Lynn sepertinya memang tidak layak untuk ditiru.




Is Your Favorite Meal Killing Your Kidneys? The Silent Habit You Need to Stop.


daging-bakar-doktersehat
photo credit: Pexels

InkesMedik – Can Excessive Meat Consumption Damage Your Kidneys?

The kidneys are among the most vital organs in the human body. Without them, our bodies would be unable to regulate fluid levels, balance minerals, or filter out waste and toxins. Unfortunately, many of us maintain unhealthy lifestyles that ultimately lead to kidney damage.

Can Eating Meat Damage the Kidneys?

Health experts identify numerous causes of kidney damage, one of which is the habit of consuming excessive amounts of meat. Although meat is delicious, it should be consumed in moderation to avoid negative health effects.

Specifically regarding kidney health, red meat can trigger excessive acid production in the blood. This condition can lead to acidosis, a state where the kidneys can no longer effectively remove acid from the bloodstream. This forces the kidneys to work significantly harder, making them highly vulnerable to long-term damage. To protect your kidneys, it is wise to limit your intake of red meat.

Other Habits That Can Damage Your Kidneys

Beyond excessive meat consumption, several other common habits can jeopardize your kidney health. Here are the behaviors you should avoid:

1. Frequent Consumption of Processed Foods

Processed foods are typically high in phosphorus and sodium. While these minerals are necessary in small amounts, consuming them in excess can lead to kidney damage. Limit your intake of sausages, canned vegetables, cookies, packaged snacks, nuggets, and fast food.

2. Misusing Painkillers

Common over-the-counter pain relievers such as ibuprofen, aspirin, and acetaminophen are easily accessible. However, taking these medications frequently or without professional guidance can make the kidneys more prone to failure over time.

3. Dehydration (Lack of Water)

Health experts recommend drinking at least 2 liters of water daily to support overall health and ease the kidneys' workload. Busy schedules often lead to chronic dehydration, a condition that directly contributes to kidney strain and damage.

4. Excessive Salt Intake

A high-sodium diet does more than just raise your blood pressure; it also increases the risk of kidney disease. High blood pressure reduces blood flow to the kidneys, impairing their function while simultaneously forcing them to work harder to excrete the excess sodium.

5. Lack of Sleep

Poor sleep patterns disrupt the body’s circadian rhythm, which plays a role in regulating kidney function. When this rhythm is out of sync, the workload on the kidneys increases, making them more susceptible to damage.

6. Alcohol Consumption

Alcohol places a significant strain on kidney function. Research indicates that regular drinkers have a much higher risk of developing chronic kidney disease.

7. High Sugar Intake

Consuming foods and drinks high in sugar increases the risk of diabetes. Since diabetes is a leading cause of kidney failure, managing your sugar intake is essential for protecting these vital organs.

Would you like me to create a summary of "Kidney-Friendly Habits" based on this article for a 

quick reference guide?

Stop! 6 Popular Drinks That Are Secretly Ruining Your Iftar

soda-buruk-untuk-kesehatan-doktersehat
photo credit: Pexels



Don’t Break Your Fast with These 6 Drinks: Here’s Why

After a long day of fasting, it is natural to crave something cold and refreshing. However, health experts warn that many popular drinks consumed during Iftar (breaking of the fast) can actually have a negative impact on your health, especially when consumed on an empty stomach.

Drinks to Avoid Immediately When Breaking Your Fast
Many traditional Iftar drinks are high in sugar or acidity. While they quench your thirst instantly, frequent consumption can lead to various health issues. Here are the drinks you should be cautious of:

1. Tea
Similar to coffee, tea is not recommended as the first thing you drink when breaking your fast. Its acidic nature and caffeine content can trigger a spike in stomach acid or cause heartburn (dyspepsia) when the stomach is empty.

2. Excessive Plain Water
Wait—water is healthy, right? The issue here is quantity. Drinking too much water all at once immediately upon breaking your fast can lead to bloating or a feeling of "fullness" (begah) that prevents you from eating a nutritious meal. It is best to drink moderate amounts in intervals.

3. Coffee
Coffee is highly acidic and can irritate the stomach lining if consumed before eating. Furthermore, coffee is a diuretic, meaning it encourages urination. Instead of rehydrating your body after a day of fasting, coffee might cause you to lose even more fluids.

4. Full Cream Milk
While nutrient-dense, full-cream milk has a high fat content. Consuming heavy fats on an empty stomach can slow down digestion and cause discomfort. Experts suggest waiting until after you have eaten a light meal before enjoying a glass of milk.

5. Carbonated Drinks (Soda)
Sodas are often high in carbonation (gas), which leads to immediate bloating. They are also highly acidic and loaded with sugar. Regular consumption can cause tooth decay, bad breath, and dangerous spikes in blood sugar levels—especially for those with pre-diabetes or diabetes.

6. Ice Cream
The extreme cold temperature of ice cream can "shock" your digestive system after it has been inactive all day. This often results in stomach cramps, bloating, and indigestion.